Gaya HidupPendidikan

Tampil dengan Ular Peliharaannya, Siswa SD Ini Menang Lomba Fashion Show di Sekolahnya

×

Tampil dengan Ular Peliharaannya, Siswa SD Ini Menang Lomba Fashion Show di Sekolahnya

Sebarkan artikel ini
Para peserta fashion show SDN Wonotingal Semarang saat beraksi di panggung. Rabu, 22 April 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)
Para peserta fashion show SDN Wonotingal Semarang saat beraksi di panggung. Rabu, 22 April 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Perayaan Hari Kartini di SDN Wonotingal menghadirkan kejutan tak biasa. Seorang siswa kelas IV A, Shaquilano Freddyan Elrafif atau yang akrab dengan sapaan Lano, mencuri perhatian saat tampil dalam lomba fashion show dengan membawa ular peliharaannya ke atas panggung.

Aksi berani itu tak hanya mengundang decak kagum, tetapi juga mengantarkan Lano meraih juara 2 kategori B dalam ajang yang menjadi bagian dari Gebyar Kreativitas sekolah tersebut. Penampilan unik ini menjadi warna tersendiri di tengah dominasi kostum adat yang peserta lain kenakan.

Di balik aksinya, Lano ternyata telah memelihara ular tersebut sejak kecil. Kepercayaan diri dan kedekatannya dengan hewan peliharaan itu menjadi nilai tambah yang membedakannya dari peserta lain.

Dukungan penuh datang dari sang ibu, Diana, yang mengaku ide membawa ular sepenuhnya berasal dari keinginan anaknya.

“Iya betul, kemarin dia bilang ‘Mami aku boleh bawa ular enggak?’ Saya bilang boleh, tapi tetap harus konfirmasi ke pihak sekolah dulu,” ujarnya usai melihat putranya tampil di sekolah pada Rabu, 22 April 2026.

BACA JUGA: Fashion Show Sarung, Cara Unik SDN Tugurejo 01 Tanamkan Nilai Ramadan

Ia menjelaskan, keputusan tersebut setelah memastikan tidak mengganggu peserta lain. Pihak sekolah pun memberikan izin selama tetap dalam batas aman.

“Alhamdulillah dari Pak Agus [kepala sekolah] sendiri memang terbuka, welcome, enggak masalah. Yang penting tidak mengganggu yang lain, jadi bolehlah kita bawa [ular],” lanjutnya.

Diana juga menyebut, ular tersebut bukan hal baru bagi Lano karena sudah dipelihara sejak kecil. Bahkan, keluarganya sempat aktif dalam komunitas reptil di Semarang.

“Dulu kita ikut komunitas reptil di Semarang, cuma sekarang sudah lama vakum karena saya sibuk kerja. Jadi paling kumpul-kumpul saja, tapi untuk perawatannya masih jalan sampai sekarang,” jelasnya.

Dalam lomba tersebut, Lano tampil mengenakan busana adat Papua. Siswa tersebut sangat totalitas, selain membawa ular peliharaannya, Lano juga menggunakan riasan tradisional di bagian wajah dan punggung.