SEMARANG, beritajateng.tv – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan di tengah cuaca panas yang melanda akhir-akhir ini. Tak hanya itu, ia juga meminta masyarakat melakukan reboisasi untuk menghijaukan kembali wilayah terdampak.
Hal itu terucap usai Nana melantik Bupati Pemalang Mansur Hidayat di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Senin 9 Oktober 2023.
“Cuaca panas ini kan faktor alam, (jadi) kita imbau untuk tetap menjaga kesehatan dan jangan memaksakan diri dengan situasi ini,” ujar Nana Sudjana kepada awak media.
BACA JUGA: Cuaca Panas ‘Mendidih’ di Indonesia, Ini 3 Cara Ampuh Jaga Kesehatan Tubuh
Ia juga meminta kepada masyarakat untuk menjaga lahan-lahan kosong dan membersihkannya ketika ada rumput kering yang berpotensi menjadi penyebab kebakaran.
“Ini faktor alam jadi kita harus meningkatkan lagi masalah reboisasi, situasi ke depan perlu kita jaga. Kita mulai menanam kembali tempat-tempat atau lahan-lahan untuk kita tanami tumbuhan sehingga kualitas udara menjadi lebih baik,” katanya.
Lebih lanjut, ucap Nana, fenomena El Nino di tengah musim kemarau ini juga menyebabkan cuaca panas di Jateng mencapai 38 derajat celcius. Adapun cuaca panas ini menurut perkiraan berlangsung hingga bulan November 2023 mendatang.
Menurutnya, hampir semua wilayah berpotensi mengalami bencana kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan. Pihaknya mengimbau agar Pemda melakukan sosialisasi terkait bahaya kebakaran.
Cuaca panas, waspada kebakaran hutan dan lahan
Maraknya kejadian kebakaran menjadi perhatian serius baginya. Oleh karenanya, Nana meminta Pemda memperketat pengawasan terhadap hal tersebut.
Menurutnya, musim kemarau membuat hutan dan lahan di Jateng rawan terbakar. Nana memberikan contoh kebakaran yang terjadi pada Gunung Lawu yang hingga kini masih dalam proses pemadaman.
“Hampir semua wilayah berpotensi bahaya, bencana kekeringan, dan potensi karhutla,” terangnya.
BACA JUGA: Cuaca Panas Ekstrem, Begini Imbauan Walikota Semarang
Kebakaran di sejumlah TPA selama memasuki musim kemarau juga tak lepas dari sorotannya. Beberapa adalah kebakaran TPA Pesalakan Kabupaten Pemalang, TPA Putri Cempo Kota Solo, dan TPA Jatibarang Kota Semarang.
Menghindari kebakaran TPA, Nana menyarankan pemasangan CCTV di setiap TPA atau ada petugas yang berjaga.
“Sekarang musim kering dan saya mengimbau masyarakat betul-betul. Kadang-kadang puntung rokok dibuang sembarangan. Saya minta TPA dijaga, bila perlu kasih CCTV atau orang yang menjaga di situ,” tandasnya. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto





