Politik

Tanggapi Isu Munculnya Partai Gajah pada Pemilu 2029, Mardiono: PPP Tak Gentar, Justru Makin Kuat

×

Tanggapi Isu Munculnya Partai Gajah pada Pemilu 2029, Mardiono: PPP Tak Gentar, Justru Makin Kuat

Sebarkan artikel ini
Partai Gajah
Jajaran pengurus dan kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) saat foto bersama usai Muswil IX di Hotel Patra Semarang & Convention, Sabtu, 7 Februari 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Mardiono, menanggapi santai munculnya wacana “Partai Gajah” yang disebut-sebut akan meramaikan kontestasi politik nasional pada Pemilu 2029. Mardiono menegaskan PPP tidak merasa terancam dengan kemunculan partai baru tersebut.

“Saya tidak khawatir,” tegas Mardiono saat beritajateng.tv temui usai agenda Musyawarah Wilayah (Muswil) IX di Hotel Patra Semarang & Convention pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Menurut Mardiono, PPP memiliki segmen pemilih yang jelas serta infrastruktur politik yang telah terbentuk dan teruji sejak lama. Ia menilai posisi PPP sebagai partai Islam dengan sejarah panjang tetap relevan dan memiliki basis yang kuat di tengah dinamika politik nasional.

BACA JUGA: Tanggapi Konflik Penggelapan Dana Saksi Pemilu 2024 DPW PPP Jateng, Mardiono: Kita Tabayun Dulu

“PPP ini punya segmen yang berbeda. Infrastruktur politiknya sudah terbentuk sejak berkali-kali mengikuti pemilu. Itu yang membuat saya yakin,” ujarnya.

Mardiono juga menyinggung hasil Pemilu 2024, di mana PPP masih mampu mencatatkan perolehan suara signifikan meski menghadapi berbagai keterbatasan di lapangan.

“Kalau kita lihat hasil pemilu kemarin, dengan segala keterbatasan, perolehan suara kita di TPS, di daerah-daerah, masih moncer (tinggi). Kami masih di atas 8 juta suara, sekitar 8,4 juta,” jelasnya.

Partai Gajah dapat Dukungan Jokowi

Terkait istilah “Partai Gajah” yang sebelumnya mendapatkan dukungan dari mantan Presiden RI Joko Widodo, Mardiono mengibaratkan politik sebagai medan perjuangan yang menuntut kesiapan mental dan strategi matang.

“Dalam filosofi perang, semua lawan itu harus kita anggap berat. Politik ini kan juga perang, karena merebut sesuatu. Tapi itu tidak boleh membuat kita berkecil hati,” kata Mardiono.

Ia menambahkan, setiap tantangan justru menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi dan kebangkitan partai. Mardiono menekankan bahwa ujian berat adalah bagian dari proses pembentukan kekuatan.

BACA JUGA: Tetapkan Tujuh Formatur di Muswil IX Jateng, DPW PPP Targetkan 1 Bulan Rampung Penyusunan SK

“Sebesar apa pun tantangan, Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberi ujian agar manusia menjadi kuat. Semakin kita ditimpa tantangan, maka kita akan semakin bangkit,” tuturnya.

Saat ditanya apakah wacana partai baru tersebut menunjukkan adanya kekhawatiran terhadap PPP, Mardiono kembali menegaskan sikap optimistisnya. “Enggak. Saya tidak khawatir,” pungkasnya.

Ia menegaskan, PPP akan tetap fokus memperkuat basis kader, struktur, dan kerja-kerja politik menuju Pemilu 2029, tanpa terpengaruh isu kemunculan partai baru.

Persaingan Pemilu 2029 Semakin Ketat

Mardiono juga mengingatkan bahwa persaingan politik pada Pemilu 2029 akan semakin ketat. Selain kemungkinan bertambahnya jumlah partai peserta pemilu, komposisi pemilih juga akan didominasi generasi muda.

“Pemilu 2029 akan lebih berat. Sekitar 60 hingga 70 persen pemilih adalah generasi Z dan milenial. Maka cara berkomunikasi politik harus menyesuaikan dengan dinamika dan karakter generasi tersebut,” jelas Mardiono.

Terkait basis pemilih, Mardiono menegaskan bahwa PPP tetap konsisten pada jati dirinya sebagai partai yang berasaskan Islam. Namun, ia menekankan bahwa PPP bukan partai Islam eksklusif, melainkan partai yang menjadikan nilai-nilai Islam sebagai landasan moral dalam berpolitik.

BACA JUGA: Panaskan Mesin Politik, PPP Optimistis Bangkit di Pemilu 2029 Lewat Konsolidasi Muswil IX Jateng

“PPP bukan partai Islam, tetapi partai yang berasas Islam. Artinya, perjuangan politik PPP berdasarkan nilai-nilai Islam, termasuk moralitas, etika, dan akhlak dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa perjuangan politik PPP tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan, tetapi juga pada upaya menegakkan nilai-nilai persatuan, sebagaimana Nabi Muhammad SAW contohkan dalam menyatukan umat.

“Berpolitik tidak boleh keluar dari koridor nilai-nilai Islam. Tujuan kita adalah menyatukan umat dan menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat,” pungkas Mardiono. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp