Gaya Hidup

Tata Cara Shalat Idul Adha, Lengkap dengan Niat dan Bacaannya

×

Tata Cara Shalat Idul Adha, Lengkap dengan Niat dan Bacaannya

Sebarkan artikel ini
sholat lailatul qadar
Guna menyambut malam mulia Lailatul Qadar, umat Islam dianjurkan melaksanakan sholat Lailatul Qadar. Berikut niat dan tata cara lengkapnya! Foto: Freepik.

SEMARANG, beritajateng.tv – Idul Adha salah satu momentum yang cukup spesial bagi umat Islam. Lantunan takbir kini berkumandang dengan begitu meriah menyambut perayaan Hari Raya tersebut.

Perayaan ini juga identik dengan penyembelihan hewan qurban bagi mereka yang mampu. Jadi tidak heran apabila berbagai hidangan dengan olahan daging hadir di hari tersebut.

Berikut ini akan beritajateng.tv bagikan informasi seputar tata cara sholat Idul Adha lengkap dengan niat dan bacaannya.

BACA JUGA: Besok, Pemkot Semarang Gelar Shalat Idul Adha 1447 H di Halaman Balai Kota

Idul Adha 2026

Berdasarkan penjelasan para ulama mazhab Syafi’i, shalat Idul Adha mempunyai syarat, rukun, serta perkara yang dapat membatalkannya sebagaimana shalat pada umumnya.

Namun, seperti halnya shalat Idul Fitri, terdapat beberapa ketentuan khusus dalam pelaksanaannya, di antaranya tidak di awali dengan adzan dan iqamah serta adanya tambahan bacaan takbir pada rakaat pertama dan kedua.

Adapun waktu pelaksanaan shalat Ied tersebut yakni mulai ketika matahari telah terbit setinggi satu atau dua tombak, atau sekitar 30 menit setelah matahari terbit, dan berakhir sebelum masuk waktu Dzuhur.

Shalat ini berlangsung sebanyak dua rakaat dan sangat baik untuk shalat secara berjamaah.

Namun, jika seseorang terlambat mengikuti pelaksanaan berjamaah, ia tetap dapat menunaikannya secara sendiri.

Adapun niat shalatnya yakni sebagai berikut:

أُصَلِّيْ سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لِلّٰهِ تَعَالَى

Artinya: “Aku berniat shalat sunnah Idul Adha dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.”

Secara umum, tata cara shalat Idul Adha tidak berbeda jauh dengan pelaksanaan shalat sunnah lainnya. Meski begitu, terdapat beberapa amalan sunnah khusus yang baik dalam pelaksanaannya.

Dalam salah satu karyanya, Mustafa al-Khin (wafat 1429 H) menjelaskan bahwa shalat Id berlangsung sebanyak dua rakaat.

BACA JUGA: Libur Panjang Idul Adha 2026, Pertamina Jamin Pasokan BBM dan LPG di Jateng-DIY Aman

Pelaksanaannya bermula dengan takbiratul ihram, kemudian membaca doa iftitah, lalu lanjut dengan tujuh kali takbir tambahan pada rakaat pertama.