SEMARANG, beritajateng.tv – Java United FC akhirnya pecah telur di panggung BRI Super League 2026/2027 berhasil atas Borneo FC dengan skor 2-1.
Skuad Java United berjuluk Laskar Kepodang Emas tersebut sukses mengamankan kemenangan perdana usai menumbangkan Borneo FC dengan skor tipis 2-1 di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (11/10/2026).
Dua gol kemenangan tuan rumah Kaio Nunes cetak pada menit ke-48 dan Lukas Brambilla di menit ke-80.
Sementara itu, gol balasan Borneo FC merupakan hasil gol Marcos Astina pada menit ke-65.
Kemenangan ini Java United raih berkat kedisiplinan dan kematangan taktik pelatih kepala Java United, Fabio Lefundes. Ia mampu meramu strategi di tengah krisis pemain pilar.
Usai laga, Fabio Lefundes mengapresiasi tinggi perjuangan dan dedikasi seluruh anak asuhnya di lapangan.
Menurut pelatih asal Brasil tersebut, hasil positif atas Pesut Etam (julukan Borneo FC) merupakan buah dari kerja keras tanpa henti selama masa persiapan.
“Kami melakukan banyak persiapan sebelum pertandingan melawan Borneo FC. Tim hanya libur satu hari sejak 25 September. Semua pemain hingga staf pelatih menjalani proses persiapan dengan tulus dan penuh kerja keras untuk bisa tampil maksimal,” ujar Lefundes dalam sesi konferensi pers di Stadion Jatidiri.
Ia menambahkan bahwa jajaran pelatih memfokuskan mentalitas dan efektivitas serangan.
Hal ini terbukti dari peningkatan intensitas permainan di babak kedua. Setelah hanya mencatatkan satu percobaan di babak pertama, Java United mengamuk di babak kedua dengan melepaskan delapan tembakan, di mana dua shot on target berhasil dikonversi menjadi gol.
Kemenangan Java United terasa kian impresif mengingat mereka tampil tanpa lima pemain kunci.
David Da Silva, Ciro Alves, Yance Sayuri, Yakob Sayuri, dan Iksan Lestaluhu harus absen dari daftar susunan pemain.
Kondisi ini memaksa Lefundes melakukan rotasi besar-besaran. Pemain seperti Yabes Roni, Frets Butuan, dan Fahreza Sudin dipercaya tampil sejak menit awal sebagai starter.





