SEMARANG, beritajateng.tv – Akun Instagram resmi Sragen United (@sragen.united), yang sudah lama tidak aktif, tiba-tiba mengunggah postingan mengejutkan pada Selasa, 18 Februari 2025.
“Club ini dijual, silahkan hubungi no ini 08125050598. Semangat sepak bola Sragen,” tulis unggahan tersebut.
Postingan itu makin jelas dengan keterangan tambahan dalam caption yang menyebut penawaran tersebut atas persetujuan pemilik klub.
BACA JUGA: Tahan Imbang PSM Makassar 1-1, PSIS Semarang Ajeg di Peringkat ke-14, Untung Selamat dari Penalti
“Dengan berat hati, jajaran manajemen atas dengan persetujuan owner, mempersilakan para investor/buyer/pecinta bola untuk membeli club SUFC. #SemangatSepakbolaSragen. Nomor di atas adalah nomor owner, sdr Ilyas Almadani,” tulis @sragen.united.
Sontak, unggahan ini menarik perhatian publik. Banyak pihak mempertanyakan alasan di balik keputusan menjual klub yang pernah memiliki sejarah kompetitif di sepak bola Indonesia.
BACA JUGA: PSIS Semarang Siap Jamu PSM Makassar di Stadion Jatidiri, Agius: Hanya Kiper Adi Satryo yang Absen
Sebagai informasi, Sragen United didirikan pada 2017 setelah mengakuisisi lisensi salah satu klub Liga 2 asal Jawa Timur. Klub ini memulai debutnya di Liga 2 tahun yang sama, namun harus terdegradasi dan kemudian vakum dari kompetisi sepak bola nasional.
Pada satu titik, Sragen United sempat bangkit di bawah kepemimpinan mantan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, serta Ilyas Almadani.
BACA JUGA: Final MilkLife Soccer Challenge – Semarang 2025, SDN Kalibanteng Kidul 03 Mejeng jadi Kampiun Anyar
Mereka sempat berkompetisi di Liga 3 Jawa Tengah pada 2023, tetapi hanya bertahan satu musim sebelum kembali vakum.
Saat ini, dengan pengumuman resmi melalui media sosial, Sragen United membuka kesempatan bagi siapa pun yang berminat mengakuisisi klub ini. Akankah ada investor yang siap membawa klub itu kembali berkompetisi? (*)





