SEMARANG, beritajateng.tv – Dalam penanggalan Hijriah, bulan Syaban menempati urutan kedelapan dan dikenal memiliki banyak keutamaan.
Bulan ini juga menjadi penanda bahwa umat Islam semakin mendekati datangnya bulan suci Ramadan.
Namun, sudah tahukah mengapa Sya’ban dianggap istimewa? Rupanya, terdapat sejumlah peristiwa penting dalam sejarah Islam yang terjadi pada bulan ini.
BACA JUGA: Begini Tata Cara Sholat Nisfu Syaban, Lengkap dengan Jadwal dan Bacaan Doanya
Tak heran apabila bulan yang satu ini menjadi salah satu bulan yang cukup istimewa selain bulan suci Ramadhan.
Simak berikut apa saja peristiwa di bulan Syaban yang kini tercatat dalam sejarah Islam.
Peristiwa Penting di Bulan Syaban
Peristiwa penting yang terjadi di bulan Syaban adalah terangkatnya seluruh amalan manusia kepada Allah SWT.
Momen ini berlangsung pada malam Nisfu Syaban, saat seluruh amal perbuatan tersampaikan kepada-Nya.
Salah satu peristiwa membahagiakan di bulan Syaban adalah pernikahan Rasulullah SAW dengan Siti Hafshah dan Siti Juwairiyah.
Peristiwa ini tidak hanya menjadi momen penuh kebahagiaan, tetapi juga menjadi teladan bagi umat Islam dalam membangun kehidupan rumah tangga yang rukun dan harmonis.
Selain peristiwa di atas, di bulan Syaban ternyata terdapat peristiwa yang cukup penting yakni turunnya perintah melaksanakan ibadah sholat.
Dari beberapa peristiwa tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwasanya bulan Syaban cukup istimewa sehingga banyak yang merayakan bulan yang satu ini.
Peristiwa lainnya adalah perubahan arah kiblat umat Islam, yang semula menghadap Baitul Maqdis atau Masjidil Aqsa di Yerusalem, kemudian teralihkan ke Ka’bah di Masjidil Haram, Makkah.
Alkisah bahwa ketika masih berada di Makkah, Rasulullah SAW melaksanakan shalat dengan menghadap ke Baitul Maqdis, termasuk saat beliau shalat di sekitar Ka’bah.
BACA JUGA: Berikut 4 Tradisi Unik Malam Nisfu Syaban di Indonesia, Daerahmu Seperti Apa?
Bahkan setelah hijrah ke Madinah, selama kurang lebih 16 bulan, Rasulullah SAW tetap mengerjakan shalat menghadap Baitul Maqdis, meskipun dalam hati beliau lebih menginginkan kiblat mengarah ke Ka’bah.
Peristiwa berikutnya yang terjadi pada bulan Syaban adalah turunnya ayat yang berisi perintah kepada umat Islam untuk bershalawat kepada Rasulullah SAW.
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.” (QS. Al-Ahzab: 56). (*)





