PEMALANG, beritajateng.tv – Tim SAR gabungan terus berupaya mencari dua korban longsor area perbukitan Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang.
Hingga Minggu, 26 Januari 2026 petang, kedua korban belum berhasil petugas temukan. Kondisi alam kurang bersahabat menjadi tantangan utama proses pencarian. Curah hujan tinggi serta medan berat memaksa petugas menghentikan upaya sementara waktu.
Staf Kantor Basarnas Semarang, Handika Hengki, menyampaikan proses pencarian akan berlanjut hari ini, Senin, 26 Januari 2026.
“Pencarian terhadap dua korban akan kami lanjutkan Senin pagi,” ujar Handika Hengki.
Handika Hengki menjelaskan hujan deras sejak siang memperparah kondisi tanah sekitar lokasi longsor. Faktor cahaya terbatas saat petang turut menghambat proses evakuasi.
Selain cuaca, luas material longsoran menjadi hambatan serius. Area tertutup material mencapai sekitar satu hektare, sehingga proses penyisiran membutuhkan tenaga ekstra.
Berdasarkan laporan lapangan, kedua korban tertimbun longsor saat bekerja di area pertanian atau perkebunan. Lokasi kejadian berada jauh dari kawasan permukiman warga.
Kondisi tersebut menyulitkan akses alat berat maupun kendaraan operasional. Tim SAR harus berjalan kaki melewati jalur sempit serta licin.
Kepolisian Sektor Watukumpul turut mengerahkan personel gabungan. Kepala Polsek Watukumpul, AKP M. Haris, menyebut sekitar 100 personel terlibat pencarian.
BACA JUGA: Longsor Ancam Permukiman di Blora, Warga Ini Bertahan Meski Dapur Rumah Sudah Terdampak
Unsur gabungan meliputi Polri, TNI, Basarnas, BPBD, serta relawan. Seluruh unsur bekerja terpadu sesuai tugas masing-masing.
AKP M. Haris juga mengingatkan masyarakat sekitar agar tetap waspada. Intensitas hujan tinggi berpotensi memicu longsor susulan. Warga sebaiknya menjauh dari area rawan guna mencegah risiko korban tambahan. (*)




