Sementara rombongan Kanjeng Mas Ayu Tumenggung Purbodiningrum akan tetap menyusuri jalan Pemuda hingga ke Kauman.
“Sampai Kajman akan ada penyerahan suhuf kholaqoh. Yang biasanya di serambi masjid akan kita lakukan di lapangan alun-alun. Acara berlanjut dengan pembacaan suhuf kholaqoh, pengumuman tentang tibanya bulan Ramadhan yang nantinya akan ibu Walikota bacakan. Kemudian pembagian dan rebutan roti ganjel rel,” terangnya.
Tak sampai di sana, prosesi Dugderan akan berlanjut dengan bergeser melanjutkan prosesi ke Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) yang di terima oleh bapak Gubernur terpilih.
“Kami terus ajukan event ini ke pemerintah pusat agar masuk kalender of event. InsyaAllah kementrian kebudayaan akan kami undang. Karena Dugderan ini merupakan salah satu budaya kearifan lokal yang hanya ada di Kota Semarang. Ini event besar pertama yang oleh ibu Walikota lakukan, sekaligus ajang perkenalkan kepada masyarakat,” katanya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





