SEMARANG, beritajateng.tv – Suara-suara optimisme kembali membahana menjelang FIFA Matchday di bulan September 2025. Meskipun saat ini belum merapat ke klub anyar usai kontraknya bersama Almere City habis pada Juni lalu, gelandang berpengalaman Thom Haye tetap mendapat kepercayaan penuh dari pelatih Patrick Kluivert untuk membela Timnas Indonesia.
Merapatnya Thom Haye di Timnas Indonesia bukan saja soal talenta, tetapi juga soal teladan bagi seluruh pecinta sepak bola tanah air. Meski tanpa klub, eksistensinya tetap mendapat perhatian.
Sejak kontraknya di Almere City berakhir Juni 2025, Thom Haye belum juga menemukan pelabuhan baru. Sejumlah klub dari Asia Tenggara dan Jazirah Arab tengah mempertimbangkan performanya, tetapi hingga kini belum ada kesepakatan resmi tercapai.
Keadaan “pengangguran” (tanpa klub) ini sama sekali tidak menghalanginya masuk dalam skuad utama Timnas Indonesia. Patrick Kluivert memasukkan nama Thom Haye dalam 27 pemain yang akan berlaga di dua laga FIFA Matchday melawan Kuwait dan Lebanon pada 5 dan 8 September 2025 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
BACA JUGA: Jelang FIFA Matchday, Timnas Indonesia Gandeng Gelandang Persib Bandung Setelah Vakum 1,5 Tahun
FIFA Matchday bukan hanya ajang uji coba. Bagi Haye yang saat ini berada di ruang tunggu karier klub, tampil di laga internasional menjadi peluang emas untuk menunjukkan kualitas, membangun ritme, dan menyatukan kembali jiwa profesionalnya sebelum pergi ke babak Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pemanggilan ini tampak seperti butiran harapan di tengah ketidakpastian. Meskipun ia belum bermain di level klub sejak Juni, kehadirannya di Timnas menunjukkan bahwa pengalaman, kualitas, dan kepemimpinannya di lini tengah tetap penting.
Ada keyakinan bahwa kemampuan dan mentalitas Thom Haye masih bisa jadi kekuatan Timnas Indonesia.
BACA JUGA: Pemain Andalan Timnas Tak Ada di Daftar Garuda Calling, Siapa yang Absen dari FIFA Matchday?
Alasan Kluivert Percaya Meski Tanpa Klub
Patrick Kluivert tak sekadar memanggil nama besar. Ia melihat stabilitas teknis dan pengalaman Thom Haye.





