Jateng

Tim Hukum Suara Aksi Sebut Polda Jateng Lakukan Pelanggaran HAM dalam Penanganan Massa Aksi

×

Tim Hukum Suara Aksi Sebut Polda Jateng Lakukan Pelanggaran HAM dalam Penanganan Massa Aksi

Sebarkan artikel ini
pelanggaran ham polisi
Konferensi pers Tim Hukum Suara Aksi pada Rabu, 3 September 2025. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

Mereka mendesak lembaga negara seperti Komnas HAM, Komnas Perempuan, KPAI, serta Komnas Disabilitas segera melakukan langkah nyata. Tuntutan juga terarah kepada Presiden RI Prabowo Subianto beserta jajaran pemerintah untuk ikut bertanggung jawab atas situasi yang terjadi.

Bersama timnya, Arief menuntut aparat kepolisian menghentikan praktik penangkapan sewenang-wenang dan segera membebaskan massa yang mereka tahan.

BACA JUGA: Investor Cina-Korsel Tunda Pertemuan Imbas Demo, DPMPTSP: Tak Ada Pembatalan Investasi di Jateng

Polisi juga diminta mencabut status tersangka bagi korban salah tangkap tanpa syarat, menyampaikan permintaan maaf kepada para korban beserta keluarganya, serta memastikan negara hadir dalam pemulihan kondisi mereka.

Tim hukum juga menyoroti dampak psikologis yang korban salah tangkap alami, terutama anak di bawah umur. Laporannya, seorang anak mengalami trauma berat hingga linglung dan takut berbicara di hadapan polisi.

“Ini jelas bentuk kekerasan yang melanggar HAM. Polisi seharusnya melindungi, bukan malah menakut-nakuti masyarakat,” tegas Arief. (*)

Editor: Farah Nazila

 

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp