SEMARANG, beritajateng.tv – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang melakukan pengundian program Ijolke (Rejeki Jajan Dolan ning Kota Semarang), Minggu, 24 Mei 2026 di Balai Kota Semarang.
Program ‘Jajan Sambil Berkontribusi’ ini bergulir dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Semarang (HJKS) ke-479. Tujuannya, untuk meningkatkan kepatuhan pajak daerah sekaligus membangun transparansi ekonomi lokal.
Hadiahnya takain main hadiah Program Ijolke Bapenda Kota Semarang yakni 15 Samsung Galaxy A17, 10 Samsung Galaxy A57, 1 Samsung Z Flip dan 1 Iphone 17.
Kepala Bapenda Kota Semarang, Diah Supartiningtias mengatakan, program ini untuk meningkatkan kepatuhan warga Kota Semarang terhadap pajak khususnya hiburan. Seperti Hotel, Restoran dan Parkir agar meningkat.
“Salah satunya dengan rangsangan, berhadiah dengan Ijolke. Setahun ada dua kali, yang pertama untuk periode Mei untuk tanggal 1 Maret sampai 24 Mei 2026. Kemudian periode kedua mulai Mei-Agustus dan akan kami undi Oktober bersamaan dengan Pengundian PBB,” imbuh Diah.
Total ada 297 struk hotel, 17.374 restoran dan 13.004 parkir yang ikut dalam undian Ijolke ini. Dengan program ini, lanjutnya, harapannya masyarakat bisa semangat dan tertarik bertransaksi dan mengupload bukti ke website.
Bapenda mencatat realisasi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) hingga akhir Mei 2026 telah mencapai 36,09 persen dari target tahunan sebesar Rp995 miliar.
PBJT sendiri meliputi pajak makanan dan minuman, tenaga listrik, jasa perhotelan, jasa parkir, hingga sektor kesenian dan hiburan. Pemerintah Kota Semarang optimistis target pendapatan tersebut dapat tercapai seiring meningkatnya kepatuhan wajib pajak.
BACA JUGA: Farah Azra dan Bima Surya Jadi Denok Kenang Semarang 2026, Agustina: Harus Jadi Storyteller Budaya
Kepala Bapenda Kota Semarang, Diah Supartiningtias, mengatakan pihaknya terus mendorong kesadaran masyarakat melalui program Ijolke atau Rejeki Jajan, Dolan neng Kota Semarang.
“Kami mencoba meningkatkan kepatuhan wajib pajak, khususnya pajak hiburan, restoran, hotel, dan parkir melalui program Ijolke. Caranya dengan memberikan stimulus berupa undian hadiah bagi masyarakat,” ujar Diah usai pengundian program Ijolke di Gedung Moch Ikhsan, Balai Kota Semarang, Minggu (25/5/2026).
Program tersebut digelar dua kali dalam setahun dengan hadiah utama berupa iPhone terbaru serta sejumlah smartphone lainnya. Untuk mengikuti program ini, masyarakat cukup mengunggah struk belanja ke situs resmi Bapenda Kota Semarang.
“Total ada sekitar 30 ribu struk yang sudah diunggah masyarakat. Kami menyediakan berbagai hadiah menarik, termasuk hadiah utama iPhone 17,” katanya.
Menurut Diah, PBJT menjadi salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Semarang setelah Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
“Realisasi PBJT saat ini sudah mencapai 36,09 persen dari target Rp995 miliar. Pajak ini menjadi penyumbang terbesar ketiga bagi PAD Kota Semarang,” jelasnya.
Sementara itu, untuk sektor PBB, realisasi pendapatan hingga Mei 2026 telah mencapai 33,98 persen dari target Rp3,28 triliun. Nilai tersebut setara dengan pendapatan lebih dari Rp1 triliun.
“Saat ini realisasi PBB sudah menembus Rp1 triliun. Kami optimistis target tercapai, apalagi masih ada berbagai program diskon yang bisa dimanfaatkan masyarakat,” pungkas Diah. (*)





