BLORA, beritajateng.tv – Calon Bupati Blora nomor urut 1, Arief Rohman, melakukan blusukan ke salah satu pengrajin batik di Blora, Jawa Tengah. Pengrajin tersebut diketahui sedang menggelar peringatan Hari Batik Nasional ke 15, Rabu 2 September 2024.
Arief Rohman, datang bersama istri tercintanya, Ainia Shalichah, mengenakan baju batik hasil produk lokal. Mereka mengapresiasi kegiatan yang berlangsung secara sederhana di galeri batik Nimas, Kelurahan Beran, Kecamatan Blora Kota.
“Ini saya sama bunda ke sini bernostalgia di hari batik Nasional, dulu saya pernah ke sini. Ini saya apresiasi ya, kepada para perajin batik yang telah berinovasi mengadakan kegiatan ini,” ungkap Arief Rohman.
Menurutnya produk batik di Blora sudah naik kelas, dan produk batik jati lestari milik Nimas ini sudah di patenkan menjadi brand Blora.
“Alhamdulillah berkat pemerintah ini, tadi sudah testimoni kepada perajinnya sudah banyak pesanan,” Imbuhnya.
BACA JUGA: Jelang Cuti untuk Kampanye, Arief Rohman Pamitan ke Seluruh ASN Kabupaten Blora
Cabup yang diusung oleh 12 partai politik itu juga terlihat ikut membatik di tengah merayakan hari bersejarah bagi industri batik Indonesia.
Dalam kunjungannya, Arief menekankan pentingnya pengembangan batik Blora sebagai warisan budaya yang dapat membuka lapangan kerja.
Ia juga menyatakan rencananya untuk melaksanakan program road show yang bertujuan memperkenalkan batik Blora lebih luas.
Program ini akan meliputi berbagai pameran UMKM dan lomba desain batik, sebagai upaya untuk meningkatkan kreativitas dan daya saing produk lokal.
“Harapannya, di Hari Batik ini, para pengrajin batik dapat lebih berdaya dan menciptakan peluang kerja baru, karena batik di Blora kini sudah naik kelas,” ujar Arief.
BACA JUGA: Peringati Hari Batik Nasional ke-15, Sejumlah Perajin Batik di Blora Membatik Sepanjang 15 Meter
Sebelumnya, dalam kepemimpinannya, Arief Rohman juga telah mewajibkan para ASN untuk menggunakan seragam batik yang merupakan produk perajin batik lokal Blora. Adapun hal ini ia wajibkan sebagai bentuk dukungan terhadap industri batik daerah.
Dengan langkah ini, Arief Rohman berharap dapat mengangkat nama batik Blora dan meningkatkan perekonomian masyarakat melalui industri kreatif yang berkelanjutan. (*)
Editor: Farah Nazila





