Otomotif

U Winfly Perkuat Pasar Motor Listrik, Luncurkan M Series dengan Jarak Tempuh hingga 180 Km

×

U Winfly Perkuat Pasar Motor Listrik, Luncurkan M Series dengan Jarak Tempuh hingga 180 Km

Sebarkan artikel ini
Di tengah percepatan adopsi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia, Uwinfly resmi memperkuat langkahnya dengan beralih fokus dari sepeda listrik ke segmen motor listrik.

SEMARANG, beritajateng.tv – Di tengah percepatan adopsi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia, Uwinfly resmi memperkuat langkahnya dengan beralih fokus dari sepeda listrik ke segmen motor listrik.

Transformasi ini berupa peluncuran lini terbaru M Series yang menyasar kebutuhan mobilitas masyarakat urban hingga pelaku usaha kecil.

General Manajer PT Uwinfly Indonesia Industri, Nanda, mengungkapkan bahwa strategi perusahaan kini sepenuhnya berfokus pada pengembangan motor listrik berbasis kebutuhan jarak tempuh dan daya tahan yang lebih tinggi.

“Untuk produk Uwinfly, strategi kami saat ini sudah benar-benar fokus ke motor listrik. Bulan ini kami menghadirkan M Series. Mulai dari M90E, M90G, M110F, M110G, dan dalam waktu dekat akan menyusul tipe tertinggi M135H,” ujar Nanda di fasilitas produksi U Winfly di Semarang, Sabtu,(31/1/2026).

Menurutnya, langkah ini menjadi fase penting dalam perjalanan U Winfly yang sebelumnya lebih terkenal sebagai produsen sepeda listrik. Kini, perusahaan melakukan bridging atau transisi pasar menuju motor listrik murni.

BACA JUGA: Pemerintah Beri Subsidi Rp 7 Juta untuk Pembelian Motor Listrik, Begini Syaratnya

“Kalau dulu U Winfly terkenal dengan sepeda listrik, sekarang kami fokuskan ke motor listrik. Total ada lima tipe M Series yang kami luncurkan, dan M135H akan menjadi flagship dengan performa tertinggi,” jelasnya.

Tak hanya menghadirkan produk baru, U Winfly juga menegaskan komitmennya pada produksi dalam negeri. Seluruh motor listrik U Winfly dirakit secara lokal dengan fasilitas produksi yang terintegrasi.

“Semua produk kami rakit di sini. Mulai dari assembly plant, injection, painting, sampai frame welding. Jadi benar-benar full rakit lokal,” tegas Nanda.

Saat ini, U Winfly telah memproduksi hampir 10 tipe kendaraan listrik, yang terbagi dalam beberapa lini.

D Series terkenal sebagai sepeda listrik atau moped, T Series sebagai semi motor, dan M Series yang merupakan motor listrik sepenuhnya, termasuk varian roda tiga untuk kebutuhan usaha.

“Untuk yang roda tiga itu masuk M Series, biasanya untuk gerobak usaha seperti kopi keliling. Itu unit khusus,” tambahnya.

Dari sisi penjualan, performa M Series terbilang stabil di tengah kondisi ekonomi yang masih berfluktuasi. Penjualan motor listrik U Winfly secara nasional rata-rata mencapai 2.000 unit per bulan.

Harga Motor Listrik U Winfly

“Range harga motor listrik kami mulai dari Rp10 juta hingga Rp20 juta untuk M135H. Semua motor listrik menggunakan baterai lithium berbasis LFMP karena memang dibutuhkan jarak tempuh dan durability yang tinggi,” kata Nanda.

Untuk daya jelajah, setiap tipe memiliki kemampuan berbeda. Tipe M90E mampu menempuh jarak hingga 100 kilometer, sementara M135H yang menggunakan dual baterai sanggup melaju hingga 180 kilometer dalam sekali pengisian.

Di tengah tahun politik dan dampak bencana alam di sejumlah wilayah, khususnya Sumatera, pasar kendaraan listrik sempat mengalami penurunan. Namun U Winfly masih mampu menjaga volume penjualan nasional.

“Tahun lalu rata-rata penjualan kami sekitar 80 ribu unit per bulan. Tahun ini sedikit turun ke angka 60 ribu unit per bulan untuk seluruh tipe, baik motor, sepeda listrik, maupun gerobak,” ungkapnya.

Saat ini, jaringan pemasaran U Winfly telah menjangkau seluruh Indonesia, dari Sabang hingga Merauke, dengan total 613 toko resmi. Pasar terbesar masih di dominasi Pulau Jawa, khususnya Jawa Timur dan Jabodetabek, di susul Sumatera.

“Di Sumatera memang sempat turun hampir 60 persen karena bencana, tapi kami optimistis bisa pulih,” tambah Nanda.

Untuk segmen konsumen, U Winfly masih didominasi pembeli dari kalangan rumah tangga dan pelajar, terutama untuk sepeda listrik dan moped.

Namun, motor listrik M Series mulai diminati pengguna yang membutuhkan jarak tempuh lebih jauh.

“Sekitar 60 persen penjualan masih di segmen moped dan sepeda listrik, sementara 40 persen motor listrik. Banyak ibu rumah tangga dan anak sekolah beli, tapi motor listrik mulai di minati pekerja dan pelaku usaha,” jelasnya.

Berbeda dengan konsep jual putus, U Winfly menekankan layanan purna jual sebagai kekuatan utama. Ketersediaan suku cadang dan jaringan servis menjadi jaminan bagi konsumen.

“Kami bukan jual putus. Semua spare part sudah tersedia, after sales ada, dan distributor kami juga siap melayani perawatan,” pungkas Nanda.

Dengan lini M Series terbaru, U Winfly optimistis dapat memperkuat posisinya di pasar motor listrik nasional sekaligus mendorong percepatan ekosistem kendaraan listrik buatan lokal. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp