SEAMARANG, beritajateng.tv – Keheningan dini hari di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, mendadak pecah oleh sebuah insiden tragis yang merenggut nyawa artis Gary Iskak.
Pada Sabtu 29 November 2025 sekitar pukul 00.30 WIB, sepeda motor Yamaha RX King yang ia kemudikan melaju dari arah timur ke barat sebelum tiba-tiba kehilangan kendali.
Menurut keterangan Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Nicholas Ary Lilipaly, motor yang Gary kendarai menghantam sebuah pohon dengan keras, membuatnya terpental dan mengalami cedera serius di bagian kepala. “Korban terpelanting setelah menabrak pohon hingga kehilangan kendali,” ujar Nicholas.
Kendaraan Tergelincir dan Menghantam Pohon di Jalan Menurun
Kecelakaan itu terjadi pada ruas jalan yang menurun ketika pengendara melewatinya dari arah Tanah Kusir menuju Bintaro.
BACA JUGA: Kecelakaan Maut di Salatiga: Pelajar 16 Tahun Tewas Usai Tabrak Kendaraan Tak Dikenal
Di bagian kiri jalur tersebut berdiri dua pohon besar yang tumbuh berdekatan. Dugaan awal menyebutkan bahwa motor yang dikendarai Gary menabrak salah satu pohon itu sehingga membuatnya terpental ke badan jalan.
Sebuah lingkaran putih yang berada di dekat batang pohon tampak menjadi penanda lokasi tubuh Gary terjatuh. Pada titik itu, jejak darah masih terlihat jelas.
Dugaan tidak Memakai Helm
Pihak kepolisian memperkirakan bahwa Gary tidak mengenakan helm saat insiden terjadi.
Dugaan tersebut muncul karena tidak ditemukan helm miliknya di sekitar lokasi kecelakaan. “Kemungkinan besar begitu, karena helm korban tidak ada,” ujar Nicholas.
Benturan keras membuat Gary mengalami cedera parah pada bagian kepala hingga akhirnya tak sadarkan diri.
Suara Tabrakan Sangat Keras
Seorang saksi yang berada tak jauh dari lokasi kejadian mendengar suara benturan keras sekitar pukul 00.30 WIB. “Saya sedang duduk di tempat kerja, tiba-tiba terdengar suara keras. Awalnya saya tidak tahu itu apa, ternyata kecelakaan tunggal,”
BACA JUGA: Pemkot Semarang Tanggung Biaya Korban Kecelakaan Trans Semarang Koridor VIII
Gary mengemudikan motor tanpa pendamping dan tidak menggunakan helm. Warga sekitar yang mengenalnya segera membantu dan membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.











