Politik

Ungkap Spekulasi Pencopotan Kapolri Listyo Sigit, Hersubeno Arief: Dianggap Kroni Jokowi-Geng Solo

×

Ungkap Spekulasi Pencopotan Kapolri Listyo Sigit, Hersubeno Arief: Dianggap Kroni Jokowi-Geng Solo

Sebarkan artikel ini
Fasilitas Tol Fungsional Semarang-Jogja Belum Lengkap, Kapolri Listyo Minta Pemudik Waspada
Kapolri Jenderal Listyo Sigit saat meninjau Gerbang Tol Kalikangkung Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Spekulasi pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo semakin menguat setelah Presiden Prabowo Subianto tiba di Bali, Sabtu, 13 September 2025, tanpa sambutan Kapolri.

Biasanya, Kapolri selalu hadir bersama Panglima TNI menyambut kepulangan Presiden dari luar negeri.

Pengamat politik Hersubeno Arief menyinggung hal ini melalui kanal YouTube-nya Hersubeno Point pada Sabtu lalu. Ia menilai absennya Sigit menjadi tanda besar.

Menurutnya, situasi itu memperkuat dugaan bahwa Presiden Prabowo segera mencopot Kapolri. “Ini enggak biasa-biasanya Kapolri tidak menyambut Presiden,” ujar Hersubeno.

BACA JUGA: Kuasa Hukum Keluarga Gamma Kritik Robig Masih Polisi Aktif: Harusnya Kapolri-Kapolda Jateng Malu

Beberapa media menyebut surat Presiden sudah masuk ke DPR dengan dua nama kandidat pengganti berinisial D dan S. Namun, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menolak kabar itu.

“Pimpinan DPR sampai hari Jumat belum menerima surat dari Presiden,” tegas Dasco.

Desakan publik terkait penggantian Sigit bukan hal baru. Hersubeno menyebut kedekatan Sigit dengan Jokowi jadi salah satu alasan. “Listyo ini dianggap kroni Jokowi, bagian dari yang sering disebut Geng Solo,” ucapnya.

Kritik makin keras setelah kerusuhan akhir Agustus menewaskan 10 orang, termasuk driver ojol di Jakarta dan seorang pelajar di Yogyakarta.

Kapolri Listyo Sigit mengaku siap jika Presiden mencopotnya

Sementara itu, Sigit sendiri menyatakan siap bila Presiden menggantinya. “Sebagai prajurit, saya siap setiap saat kalau Presiden akan mencopot saya,” kata Listyo.

Hersubeno pun menyebut posisi Sigit memang rawan. “Selama Sigit jadi Kapolri, Polri selalu dianggap pelindung Jokowi,” ungkapnya.

Nama calon pengganti yang paling kuat, kata Hersubeno, ialah Komjen Dedi Prasetyo, Wakapolri lulusan Akpol 1990, dan Komjen Suyudi Ario Seto, Kepala BNN lulusan 1994.

Hersubeno menilai, bila Suyudi terpilih, maka pola melompati senior akan terulang. “Kalau Suyudi yang dipilih, merit sistem di Polri kembali berantakan,” katanya.

BACA JUGA: Meski Telah Minta Maaf, Proses Etik dan Hukum Pengawal Kapolri Pukul Jurnalis Tetap Berlanjut