Ekbis

Unit Usaha Syariah Bank Jateng Raih Predikat Best Banking Sharia Business Unit 2026

×

Unit Usaha Syariah Bank Jateng Raih Predikat Best Banking Sharia Business Unit 2026

Sebarkan artikel ini
bank jateng
Direktur Utama Bank Jateng Bambang Widyatmoko (kanan) menerima penghargaan The Best Banking Sharia Business Unit 2026 kategori aset Rp5 triliun hingga di bawah Rp10 triliun dalam ajang 15th Infobank-Isentia Digital Brand Awards 2026 di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Jumat, 22 Mei 2026. (Bank Jateng)

JAKARTA, beritajateng.tv — Unit Usaha Syariah Bank Jateng kembali meraih pengakuan di tingkat nasional setelah memperoleh penghargaan The Best Banking Sharia Business Unit 2026 kategori aset Rp5 triliun hingga di bawah Rp10 triliun dalam ajang “15th Infobank-Isentia Digital Brand Awards 2026”

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama Bank Jateng Bambang Widyatmoko di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Jumat, 22 Mei 2026.

Penghargaan tersebut menjadi bagian dari forum nasional bertajuk “Indonesia Digital Forum 2026: Reaching The Unbanked Amidst Cyber Threats and Cost Living Crisis” yang membahas tantangan dan peluang industri jasa keuangan di era digital.

BACA JUGA: Komitmen Bank Jateng Dorong UMKM Naik Kelas: Kisah Sukses Mamnich Angkat Potensi Lokal ke Pasar Modern

Bambang Widyatmoko mengatakan capaian tersebut menjadi bukti bahwa layanan syariah Bank Jateng semakin masyarakat percaya. “Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mengembangkan layanan perbankan syariah yang inovatif, inklusif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Bambang, Bank Jateng akan terus memperkuat transformasi digital dan kualitas layanan pada sektor syariah agar mampu bersaing di industri keuangan nasional. “Kami optimistis potensi pertumbuhan perbankan syariah masih sangat besar. Karena itu pengembangan produk dan layanan akan terus kami dorong,” katanya.

Chairman Infobank Media Group Eko B. Supriyanto menyebut interaksi digital kini memiliki pengaruh besar terhadap persepsi publik terhadap sebuah brand. “Interaksi digital semakin berpengaruh besar terhadap persepsi konsumen,” ujar Eko dalam sambutannya.

Ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi pemacu bagi perusahaan jasa keuangan. Yakni untuk terus responsif dan adaptif menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan perilaku masyarakat.

BACA JUGA: Bank Jateng Ukir Prestasi, Anna Kusumarita Raih The Most Outstanding Women in Banking Industry 2026

Metodologi penilaian penghargaan terlaksana melalui analisis berbasis AI yang memanfaatkan natural language processing (NLP) dan machine learning. Hal ini untuk membaca sentimen publik, termasuk memahami nuansa bahasa, istilah populer, hingga pola percakapan di media sosial dan platform digital. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp