Peristiwa

Update Ponpes Al-Khoziny: 14 Orang Tewas, Pencarian Masih Berlangsung 24 Jam Nonstop

×

Update Ponpes Al-Khoziny: 14 Orang Tewas, Pencarian Masih Berlangsung 24 Jam Nonstop

Sebarkan artikel ini
Foto kejadian ambruknya mushola Ponpes Al Khoziny
Foto kejadian ambruknya mushola Ponpes Al Khoziny (sumber: Instagram/@panoramasurabaya)

SIDOARJO, beritajateng.tv – Tragedi ambruknya musala di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, meninggalkan duka mendalam. Hingga Jumat, 3 Oktober 2025 malam pukul 23.05 WIB, tim SAR gabungan mencatat sebanyak 14 orang meninggal dunia, sementara puluhan lainnya masih dalam pencarian.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan bahwa dari total 167 santri dan pengasuh yang tercatat hadir, sebanyak 118 orang telah ditemukan.

“Dari jumlah itu, 103 orang selamat, 14 meninggal dunia, dan satu orang kembali ke rumah tanpa perlu penanganan medis lanjutan,” ujar Muhari, Sabtu, 4 Oktober 2025.

BACA JUGA: Bangunan Mushala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ambruk Sebabkan Puluhan Santri Terjebak, Begini Kronologinya

Tim penyelamat berhasil mengevakuasi delapan jenazah tambahan sepanjang operasi hari Jumat. Meski demikian, 49 orang lainnya masih belum petugas temukan, dugaan kuat mereka masih tertimbun reruntuhan bangunan.

Pencarian Korban 24 Jam

Upaya pencarian terus petugas lakukan tanpa jeda selama 24 jam penuh. Tim SAR gabungan memfokuskan pencarian di sisi utara bangunan musala, yang teranggap paling memungkinkan untuk akses karena telah terlepas dari struktur utama.

“Kami mempercepat pembersihan puing di sisi utara, agar bisa membuka jalan ke titik-titik yang tercurigai menjadi lokasi korban,” jelas Muhari.

Operasi evakuasi ini melibatkan personel gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, PMI, Tagana, Pemadam Kebakaran, dan sejumlah relawan dari berbagai organisasi kemanusiaan.

Kondisi Korban Selamat

Dari para korban yang selamat, 14 orang masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Sementara, 89 orang telah diperbolehkan pulang, dan satu orang dirujuk ke RS di Mojokerto untuk perawatan lanjutan.

BACA JUGA: Gelar Kirab Maulid, Ponpes Al-Ikhlas Bugangan Semarang Luruskan Paham Keliru Soal Pesantren

Hingga kini, suasana duka menyelimuti lingkungan ponpes. Sementara keluarga korban terus memadati lokasi untuk mencari kabar sanak saudara mereka yang belum petugas temukan.