SEMARANG, beritajateng.tv – Stadion Jatidiri baru saja menjadi saksi keganasan Laskar Mahesa Jenar yang sukses membantai Persipal Palu dengan skor mencolok 6-1. Kemenangan fantastis di kandang sendiri ini secara resmi membawa PSIS Semarang keluar dari zona degradasi.
Selain itu, tambahan tiga poin penuh ini membuat posisi Mahesa Jenar sukses menyalip perolehan poin Persiba Balikpapan di tabel klasemen. Oleh karena itu, bulan April 2026 bukan lagi sekadar jadwal biasa, melainkan sebuah misi penyelamatan bertajuk.
“April Mission: Survival Is The Only Option”. Kini, seluruh elemen tim fokus penuh untuk menjauhkan diri dari kejaran rival demi posisi yang lebih aman.
Keberhasilan meraih kemenangan telak tersebut memicu gelombang optimisme tinggi di ruang ganti pemain. Akibatnya, tim pelatih kini harus menjaga momentum positif ini agar tidak luntur saat menghadapi empat laga sisa yang sangat krusial.
Di samping itu, Direktur Teknik Alfredo Vera menegaskan bahwa perjuangan tim belum berakhir meskipun sudah lepas dari zona merah. Namun, tantangan fisik akan menguji skuat Mahesa Jenar karena mereka harus menjalani dua laga kandang dan dua laga tandang yang melelahkan.
BACA JUGA: Hadapi Barito Putera 5 April Mendatang, Skuad PSIS Semarang Siapkan Strategi Berbeda
Jadwal “April Mission” PSIS: Misi Menjauh dari Persiba
Bulan April akan menjadi saksi perjuangan spartan Rafinha dan kawan-kawan dalam mengunci posisi di kasta profesional. Maka dari itu, berikut adalah rincian empat pertandingan penentu yang harus dilewati PSIS Semarang:
-
PSIS vs Barito Putera (Home): Minggu, 5 April 2026 | 15.30 WIB. Laga kandang pertama bulan April yang wajib berakhir dengan poin penuh.
-
Persiku vs PSIS (Away): Sabtu, 11 April 2026 | 15.30 WIB. Derby panas di markas lawan yang menuntut ketangguhan mental tingkat tinggi.
-
Persipura vs PSIS (Away): Sabtu, 18 April 2026 | 17.00 WIB. Perjalanan jauh ke tanah Papua guna mencuri poin krusial di hadapan Mutiara Hitam.
-
PSIS vs Kendal Tornado FC (Home): Sabtu, 25 April 2026 | 19.00 WIB. Laga penutup di Jatidiri yang diharapkan menjadi pesta keberhasilan keluar dari zona degradasi.
Segenap jajaran staf kepelatihan terus mematangkan variasi serangan guna mempertahankan produktivitas gol yang sedang tajam-tajamnya. Selain aspek teknis, manajemen juga menjaga keharmonisan tim agar semangat kekeluargaan tetap menjadi fondasi utama dalam setiap pertandingan.
Mereka percaya bahwa dengan dukungan militan dari suporter, target menyapu bersih poin di bulan April bukanlah hal yang mustahil. Selanjutnya, tim medis bekerja ekstra keras memastikan seluruh pilar utama siap tempur menghadapi jadwal padat yang menguras energi.
BACA JUGA: Persela Bungkam Persiba 2-0, Ini Hitung-hitungan Peluang PSIS Semarang Keluar dari Zona Degradasi
Upaya maksimal ini merupakan bentuk tanggung jawab moral manajemen dalam mengawal kebangkitan Mahesa Jenar di kasta sepak bola nasional.
Persiapan taktis yang matang tetap menjadi prioritas utama operasional tim dalam menjalani misi penyelamatan di sisa musim ini. Oleh karena itu, doa serta kehadiran langsung masyarakat Semarang di stadion sangat berarti bagi perjuangan para pahlawan lapangan hijau.
Mereka percaya bahwa setiap tetes keringat di bulan April ini akan terbayar lunas dengan posisi klasemen yang jauh lebih stabil. Selanjutnya, manajemen mengajak seluruh suporter untuk terus membirukan tribun dan memberikan energi positif melalui berbagai kanal media sosial. (*)





