“Saya minta pecat semua yang terlibat, ini kan urusan nyawa menghilangkan nyawa seseorang,” tandas dia.
Kabar sebelumnya, satu warga Mijen Semarang, Darso, meninggal dunia kuat dugaan usai mendapat pengeroyokan oleh oknum polisi. Kasus ini bermula saat Darso terlibat kecelakaan di Yogyakarta pada Juli 2024 lalu.
Pada 21 September 2024, ada sejumlah anggota kepolisian yang mendatangi rumah Darso dan membawa pergi Darso ke luar rumah.
Selang dua jam kemudian, keluarga Darso mendapat kabar jika ayah dua anak itu sudah berada di rumah sakit. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





