“Selain melakukan pemantauan, personel juga memberikan pembinaan kepada para remaja yang masih nongkrong hingga larut malam. Kami minta mereka agar tidak terlibat dalam aktivitas negatif yang dapat membahayakan ԁiri sendiri maupun orang lain,” kata Anwar.
Jalan Baru Undip hingga Marina Jadi Sasaran Patroli
Anwar menuturkan, tim patroli membagi personel ke sejumlah kelompok. Mereka bergerak menggunakan kendaraan roda dua untuk menjangkau lokasi-lokasi yang ԁinilai rawan.
Patroli menyasar sejumlah wilayah di Semarang Selatan, Semarang Barat, Semarang Timur, Semarang Tengah, hingga Semarang Utara.
BACA JUGA: Diduga Kreak, Remaja Diamuk Warga di Ngaliyan Semarang
Adapun titik yang menjadi perhatian petugas antara lain kawasan Jalan Baru Undip, Tembalang, Banyumanik, Kalibanteng, Marina, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Lama, hingga kawasan Pelabuhan.
Petugas juga menyisir ruas jalan utama dan sejumlah titik keramaian malam. Tujuannya untuk memastikan situasi tetap aman bagi masyarakat yang masih beraktivitas.
Polda Minta Orang Tua Tingkatkan Pengawasan Anak
Terpisah, Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, meminta masyarakat, khususnya para orang tua, meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak pada malam hari.
Artanto menuturkan, pencegahan terhadap kejahatan jalanan tidak hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan keterlibatan keluarga.
“Kami mengimbau masyarakat khususnya para orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya pada malam hari,” ujar Artanto.
Ia juga meminta para remaja menghindari aktivitas yang berpotensi memicu gangguan keamanan.
“Kepada para remaja, hindari nongkrong hingga larut malam. Apalagi ԁisertai konsumsi miras ataupun membawa senjata tajam yang dapat memicu terjadinya tawuran,” tandas Artanto. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





