Gaya Hidup

Valentine Ditolak di Sejumlah Negara, Ini Alasannyah

×

Valentine Ditolak di Sejumlah Negara, Ini Alasannyah

Sebarkan artikel ini
Valentine Day
Valentine Day 14 Februari 2024. (Foto: Instagram/@banaaras)

SEMARANG, beritajateng.tv – Sabtu, 14 Februari 2026 sebuah peringatan Hari Kasih Sayang atau Valentine yang identik dengan ungkapan cinta dan simbol romantis.

Banyak masyarakat di berbagai negara mempersiapkan perayaan ini dengan sangat antusias.

Meski begitu, tidak semua negara memberi ruang kepada masyarakatnya untuk melakukan perayaan tersebut. Beberapa pemerintah tetap bersikap tegas dengan melarang atau membatasi kegiatan yang berkaitan dengan Valentine.

BACA JUGA: Ramalan Zodiak Sabtu 14 Februari 2026, Mana Zodiak yang Bakal Hoki di Hari Valentine?

Alasan Valentine Ditolak

Alasan penolakan perayaan tersebut, seperti tetap menjaga kemurnian ajaran agama masing-masing, mempertahankan nilai budaya lokal, hingga menolak pengaruh budaya Barat yang terkesan tidak sejalan dengan identitas nasional.

Larangan Resmi dan Pengawasan Ketat
Pakistan menjadi salah satu negara yang secara tegas melarang perayaan Valentine.

Larangan tersebut merujuk pada keputusan Pengadilan Tinggi yang menyatakan bahwa perayaan 14 Februari tidak boleh berlangsung di ruang publik.

Selain membatasi kegiatan di tempat umum, otoritas regulasi media turut melarang penayangan iklan dan program yang mempromosikan Valentine.

Pemerintah menilai bahwa perayaan tersebut bertentangan dengan ajaran Islam dan identitas nasional.
Otoritas Regulasi Media Elektronik Pakistan (Pemra) diperintahkan untuk mengawasi seluruh media.

Lembaga tersebut diminta untuk menyampaikan pemberitahuan resmi guna menghentikan promosi terkait Hari Valentine.

Arab Saudi turut menerapkan peraturan tersebut, di masa lalu masyarakatnya harus membeli mawar secara sembunyi-sembunyi di pasar gelap dengan harga yang sangat melonjak untuk merayakan Valentine.

Penolakan Berbasis Agama dan Budaya
Indonesia juga termasuk negara yang menolak terhadap perayaan Valentine ini.

Sejumlah ulama menyatakan bahwa perayaan tersebut bukan bagian dari tradisi Islam, sehingga umat Muslim tidak di anjurkan untuk tidak merayakannya.

BACA JUGA: Hotel Ciputra Semarang Hadirkan Paket Spesial Promo Perayaan Valentine dan Imlek 2026

Di Malaysia, Asosiasi Pemuda Muslim Nasional pernah merilis imbauan menjelang 14 Februari. Perempuan Muslim perlu membatasi penggunaan emotikon, menyederhanakan percakapan pribadi, dan menghindari parfum.