Peristiwa

Video CCTV Sejumlah Pemuda Keroyok Dua Remaja hingga Luka Viral di Medsos

×

Video CCTV Sejumlah Pemuda Keroyok Dua Remaja hingga Luka Viral di Medsos

Sebarkan artikel ini
Pemuda Keroyok Remaja
Tangkap layar video CCTV sejumlah pemuda keroyok dua remaja di Blora. (Heri p/beritajateng.tv)

BLORA, beritajateng.tv – Sebuah video cctv berdurasi 00:43 menit, sejumlah pemuda keroyok dua remaja di Blora viral di media sosial (medsos).

Kejadian pemuda keroyok dua remaja itu berlangsung di depan Kantor Cabang Dinas Esdm Wilayah Kendeng Selatan di Blora.

Dalam video tersebut tampak dua remaja di hadang 7 sepeda motor dengan sejumlah pemuda dan langsung melakukan pengeroyokan.

BACA JUGA: Viral Medsos Video Balap Liar di Blora, Polisi Kesulitan Selidiki Kasus

Tampak pula satu korban sampai terjatuh, namun masih tetap di kejar dan ia hajar dengan benda tumpul sampai masuk kedalam halaman kantor.

Pantauan Beritajateng.tv di lapangan, berdasarkan keterangan Teguh Andi Irawan, seorang sekuriti yang saat itu kebetulan sedang bertugas, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu, 14 Januari lalu.

“Kejadian sekitar pukul 17.00 WIB. Saya lagi didalam, setelah melihat kejadian itu saya keluar. Namun sudah pada kabur, ” ungkap Teguh, Selasa 16 Januari 2024.

Kejadian itu, kata Teguh, hanya sebentar. Ada tujuh motor berboncengan lalu menghadang korban dan melakukan pengeroyokan.

“Kondisi korban, ada luka di bibir kiri, berdarah dan siku kitinya juga luka. Korban memakai kaos perguruan silat”, imbuh Teguh.

Dugaan sementara, pengeroyokan tersebut adalah antar perguruan silat. Korban kemudian istirahat sebentar lalu pulang.

Terpisah Kapolsek Blora, AKP Rustam saat di konfirmasi membenarkan adanya peristiwa penganiayaan secra bersama-sama oleh sejumlah pemuda. Berlangsung di jalan Blora – Rembang di depan Kantor Cabang ESDM tersebut.

“Benar, kemarin kami telah menerima laporan ada peristiwa penganiayaan dengan bersama sama”, kata Kapolsek.

Menurut Kapolsek, bahwa kasus tersebut sudah dilimpahkan ke Polres Blora untuk ia lakukan penyelidikan lebih lanjut. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp