Ia menambahkan, setelah bus terjual, kendaraan tersebut bukan lagi menjadi tanggung jawab BLU UPTD Trans Semarang karena kepemilikan armada berada di tangan operator atau pihak ketiga.
“Setelah pindah tangan, unit tersebut sudah bukan menjadi kewenangan kami karena armada merupakan milik operator,” jelas Haris. (*)
Editor: Elly Amaliyah





