SEMARANG, beritajateng.tv – Kemunculan dua unit bus berwarna merah dengan identitas Trans Semarang di Kabupaten Temanggung mengundang perhatian warganet.
Video yang memperlihatkan armada tersebut melintas di kawasan Perempatan Madureso viral di media sosial. Hal ini justru memunculkan berbagai spekulasi, termasuk dugaan adanya trayek baru menuju Temanggung.
Unggahan akun Instagram @menuditemanggung memperlihatkan dua bus Trans Semarang melintas pada Sabtu (4/7) malam.
Dalam video itu, tulisan “Semarang” pada bodi bus terlihat sudah tidak utuh dan hanya menyisakan huruf “S”.
“Kaget saja, saya kira sudah ada trayek Temanggung-Semarang menggunakan Trans Semarang,” tulis pengelola akun dalam unggahannya.
Menanggapi ramainya perbincangan tersebut, Kepala BLU UPTD Trans Semarang, Haris Setyo Yunanto, memastikan bus yang terlihat di Temanggung bukan lagi armada operasional Trans Semarang.
Kendaraan tersebut merupakan armada lama yang telah di pensiunkan setelah adanya peremajaan pada Koridor 2.
“Itu merupakan eks unit Koridor 2 yang tahun ini menjalani peremajaan. Armada tersebut sudah tidak lagi beroperasi melayani masyarakat,” kata Haris.
BACA JUGA: Rute Trans Semarang ke The Park Mall Berpeluang Dihidupkan Lagi, Ini Penjelasan BLU
Haris menyebut, bus tersebut telah terjual oleh operator kepada pembeli yang berada di wilayah Temanggung atau Wonosobo. Namun, pihak Trans Semarang tidak mengetahui secara pasti identitas pembelinya karena proses penjualan menjadi kewenangan operator sebagai pemilik armada.
“Informasi yang kami terima dari operator, eks armada Koridor 2 itu dibeli ke arah Temanggung atau Wonosobo. Kami tidak mengetahui secara pasti siapa pembelinya,” ujarnya.
Meski demikian, Haris menegaskan pihaknya telah mengingatkan seluruh operator agar melepas seluruh identitas Trans Semarang sebelum armada di pindahtangankan kepada pihak lain. Langkah tersebut untuk menghindari kesalahpahaman di masyarakat.
“Kami sudah menyampaikan kepada seluruh operator bahwa setiap eks armada Trans Semarang yang akan pindah tangan wajib lebih dulu melepas seluruh atribut dan identitas Trans Semarang,” tegasnya.





