Mulai dari tugas-tugas ringan seperti membeli cilok, mengambil obat, atau membelikan air mineral. Ada juga tugas tak terduga seperti menguburkan kucing, mendorong motor mogok, bersih-bersih rumah, reparasi sepeda, jasa teman jalan.
Ia juga pernah menerima permintaan menemani pasien di rumah sakit, jasa mantau atau intel (pengawasan), hingga menemani wisata ke luar kota sampai Ambarawa dan Salatiga.
BACA JUGA: Mau Kerjain Apa Aja, Ini Deretan Pekerjaan Aneh-aneh Santo Suruh, Jadi Pengawal Ibu-ibu pun Oke
Menurut Boim, pelanggan terbanyak berasal dari kalangan pekerja dan mahasiswa perantau. “Orang Semarang itu sibuk semua. Slogan saya, ‘Waktu Anda berharga, biar kami yang bekerja,’” ujarnya.
Boim juga pernah menjadi tempat curhat klien yang tengah kesepian di rumah sakit. Ia bahkan menolak menerima bayaran dari klien tersebut karena mengetahui kondisi hidupnya yang berat.
“Kadang yang kami bantu itu bukan cuma fisiknya, tapi emosinya,” ujarnya.
Orderan paling nyeleneh hingga kena order fiktif
Boim mengaku pernah dibayar hanya untuk membangunkan orang via telepon. “Baru sekali telepon langsung bangun. Kaget juga, dibayar cuma buat bangunin,” katanya.
Permintaan paling heboh adalah saat diminta menguburkan kucing. “Pas mau saya bawa, mbaknya nangis sambil tarik-tarikan, ‘Mas, jangan kubur kucingku.’ Tiga kali begitu. Setelah ikhlas, baru kubur beneran,” kenangnya sambil tertawa.
Di balik kisah unik, Boim juga pernah mengalami kerugian karena order fiktif. Yang paling parah, ia diminta membelikan makanan hampir Rp200 ribu dengan sistem ia talangi dulu. Namun, setelah ia sampai lokasi, klien menghilang.
“Shareloc dihapus, kontak diblok. Saya sampai melongo di jalan bawa makanan,” tuturnya.
Kasus lain adalah ketika klien memaksa ia mengambil SKCK tanpa surat kuasa. Setelah temannya ke Polda Jawa Tengah dan ditolak, klien menolak mengganti bensin.
BACA JUGA: Viral Santo Suruh Mau Kerja Apa Saja, Begini Kisah Awal Mula Buka Jasanya, Ternyata Dulu Kang Galon





