“Tadi A sudah saya panggil. Saya minta klarifikasi. Dia bilang tidak melakukan. Tapi karena ada pihak yang merasa keberatan, ya saya undang juga korban bersama kakaknya untuk klarifikasi,” ujar Amoy, Senin, 7 Juli 2025.
Meski stafnya membantah tuduhan tersebut, Amoy menyatakan tidak mentoleransi bentuk pelecehan seksual dalam bentuk apa pun. Ia juga meminta maaf kepada pihak korban atas dugaan perbuatan bawahannya.
“Sebagai pimpinan, saya jengkel. Tapi bagaimanapun, kepada pihak yang merasa menjadi korban saya minta maaf. Sekali lagi saya minta maaf atas kelakuan staf saya,” tukasnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





