Pendidikan

Ada 222 SD Negeri Belum Penuhi Kuota, SPMB Gelombang 2 Kota Semarang Dibuka Hari Ini

×

Ada 222 SD Negeri Belum Penuhi Kuota, SPMB Gelombang 2 Kota Semarang Dibuka Hari Ini

Sebarkan artikel ini
Ada 222 SD Negeri Belum Penuhi Kuota, SPMB Gelombang 2 Kota Semarang Dibuka Hari Ini
Suasana belajar di SD Negeri Bendungan Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Terdapat 222 SD dan 15 TK Negeri yang masih memiliki sisa kuota dan akan mengikuti gelombang 2 Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Semarang.

Gelombang 2 SPMB untuk tingkat TK dan SD Negeri mulai berjalan pada Senin, 7 Juli 2025. Hal itu menyusul masih banyaknya bangku kosong setelah proses pendaftaran yang berakhir pada 14 Juni 2025 lalu.

Kabid Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Semarang, Aji Nur Setiawan menjelaskan, gelombang lanjutan ini khusus untuk satuan pendidikan TK dan SD yang kuotanya belum terpenuhi.

Sementara itu, untuk jenjang SMP tidak lagi membuka pendaftaran karena seluruh kuota telah terisi penuh.

BACA JUGA: Pemkot Semarang Dukung Sambiroto Jadi Kampung Proklim Lestari

Aji menyebutkan, pendaftaran SPMB gelombang 2 akan berlangsung mulai tanggal 7-11 Juli 2025, dengan jadwal pendaftaran hanya buka pada tanggal 7-8 Juli.

Dia menyebut, terdapat 222 SD dan sekitar 15 TK yang masih memiliki sisa kuota dan akan mengikuti gelombang lanjutan ini.

“SPMB gelombang 2 ini pertimbangannya karena kan kemarin sudah di buka SPMB, ternyata gelombang pertama masih banyak sisa. Ada 2.300 sekian untuk yang SD itu, belum terisi,” terang Aji.

Dia memaparkan, proses pendaftaran masih berlangsung secara online, namun berbeda dari sebelumnya.

Menurutnya, pada pendaftaran lanjutan ini calon pendaftar tidak dapat mendaftar secara mandiri dari rumah.

Sebagai gantinya, orang tua atau wali murid bisa langsung datang ke sekolah TK atau SD yang masih membuka pendaftaran untuk mendapat bantuan admin sekolah.

“Jadi, untuk pendaftar nanti silakan mendatangi TK maupun SD yang masih ada sisa kuota dan membuka SPMB gelombang lanjutan ini,” jelasnya.

Menurutnya, Gelombang 2 ini juga menjadi kesempatan bagi warga non-KTP Semarang, atau warga “boro”, untuk tetap bisa mendaftarkan anaknya.

Namun, tetap ada prioritas bagi warga dengan KTP Semarang. Warga boro hanya bisa keterima jika masih terdapat sisa kuota setelah warga lokal terlayani.