SALATIGA, beritajateng.tv — Video viral di media sosial yang ԁinarasikan “kreak mulai berulah lagi” di Kota Salatiga ԁipastikan tidak berkaitan dengan aksi kekerasan maupun tindak kriminal.
Video tersebut merupakan rekaman CCTV sebuah toko kelontong di wilayah Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga. Kemudian video itu ramai beredar di berbagai platform media sosial dalam beberapa hari terakhir.
Menindaklanjuti video viral tersebut, jajaran Polsek Argomulyo bersama Unit Reskrim dan Unit Intelkam langsung melakukan penelusuran serta penyelidikan di lokasi kejadian.
Kapolsek Argomulyo, AKP Aziz Ma’arif, mengungkapkan hasil pengecekan menunjukkan peristiwa dalam video terjadi pada Selasa, 19 Mei 2026 sekitar pukul 24.00 WIB.
“Lokasinya di toko kelontong milik Ngadimin, di lingkungan Ngemplak, Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga,” jelas AKP Aziz Ma’arif melalui sambungan telepon, Senin, 25 Mei 2026.
Berdasarkan keterangan pemilik toko, awalnya terdapat tiga remaja berlari masuk ke dalam warung. Menurut dugaan, mereka berusaha bersembunyi dari kejaran sekelompok pengendara motor berjumlah sekitar 20 orang.
Selanjutnya, dua orang dari rombongan tersebut turun dari sepeda motor dan sempat menanyakan keberadaan tiga remaja kepada pemilik warung. Namun, pemilik toko meminta mereka segera meninggalkan lokasi.
“Rombongan itu kemudian pergi ke arah Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga,” ujarnya.
Setelah situasi kondusif, pemilik warung juga meminta ketiga remaja yang bersembunyi agar segera meninggalkan lokasi.
Tidak Ada Korban dalam Kasus “Kreak Mulai Berulah Lagi” di Salatiga
AKP Aziz menegaskan, dari kejadian tersebut tidak ԁitemukan adanya korban maupun tindak kekerasan fisik. Selain itu, tidak ada laporan tindak pidana yang masuk ke Polsek Argomulyo maupun Polres Salatiga terkait peristiwa tersebut.
“Termasuk tidak ada laporan tindak pidana lainnya kepada aparat kepolisian,” tegasnya.





