Jateng

Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Soroti Rencana Peralihan LPG ke DME: Perlu Sosialisasi Masif

×

Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Soroti Rencana Peralihan LPG ke DME: Perlu Sosialisasi Masif

Sebarkan artikel ini
Saleh LPG DME
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Foto: Dok. DPRD Jateng)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah berencana mengganti Liquified Petroleum Gas (LPG) dengan Dimethyl Ether (DME) untuk keperluan sehari-sehari. Langkah itu selain untuk menekan impor LPG juga mempertimbangkan dampak lingkungan. Mengingat DME mudah terurai di udara sehingga tidak merusak ozon dan meminimalisir gas rumah kaca hingga 20%.

Proses penggantian dari LPG ke DME ini akan mulai tahun ini. Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, pun mengingatkan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat terhadap pergantian itu.

Pasalnya, selama ini masyarakat sudah terbiasa menggunakan LPG untuk keperluan sehari-hari, khususnya memasak.

“Sosialisasi kepada masyarakat sangat perlu karena terjadi perubahan kebiasaan. Seperti sebelumnya ketika LPG hadir menghapus penggunaan minyak tanah,” ujar Mohammad Saleh.

BACA JUGA: Dampak Bencana Meluas di Jateng, Mohammad Saleh Minta Perkuat Mitigasi

Dengan sosialisasi, lanjut politisi dari Partai Golkar itu, masyarakat bisa mendapatkan manfaat informasi yang jelas tentang perbedaan LPG dan DME. Hal itu akan membuat mereka merasa aman dan tenang ketika menggunakannya.

“Jadi, ketika program itu pemerintah jalankan, masyarakat sudah lebih siap menghadapi dan menerima kebijakan energi baru itu serta beradaptasi,” ujar Mohammad Saleh.

Seperti diketahui, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia beberapa waktu lalu menjelaskan bahwa konsumsi LPG nasional lebih banyak dibandingkan produksi.

Saat ini konsumsi LPG nasional mencapai sekitar 10 juta ton metrik ton (MT) per tahun. Namun, produksi LPG dalam negeri baru sekitar 1,6 juta MT ton. Itu artinya Indonesia harus impor 8,4 juta MT ton untuk menuhi kebutuhan dalam negeri sehingga pengeluaran devisa negara cukup besar.

Produksi DME untuk Kurangi Impor LPG

PON 2028
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Foto: Dok. DPRD Jateng)

Untuk mengurangi impor LPG, maka pemerintah mengoptimalkan hilirisasi batu bara dengan memproduksi DME. DME yang berasal batu bara kalori rendah bersifat ramah lingkungan, tidak merusak ozon, dan bisa menggunakan infrastruktur tabung LPG eksisting.