SALATIGA, beritajateng.tv – Wali Kota Salatiga Robby Hernawan mendorong peserta pelatihan vokasi untuk tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi juga berani membangun usaha sendiri setelah memiliki keterampilan.
Menurutnya, bekal keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat menjadi modal untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi.
Hal itu disampaikan Robby saat membuka Pelatihan Vokasi yang diselenggarakan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Salatiga, Senin, 6 Juli 2026.
Robby mengatakan peserta pelatihan perlu memiliki pola pikir yang terus berkembang. Selain siap memasuki dunia kerja, mereka juga harus memiliki jiwa kewirausahaan.
“Kami berharap setelah memiliki keterampilan, para peserta tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga berani membuka usaha sendiri dan menciptakan lapangan kerja,” ujarnya.
BACA JUGA: Wali Kota Salatiga Minta OJK Jateng Ikut Kawal Perbaikan Manajemen BPR Bank Salatiga
Ia menilai materi pelatihan yang diberikan tahun ini, yakni barista dan Make Up Artist (MUA). Memiliki prospek usaha yang cukup menjanjikan.
Menurutnya, tren konsumsi kopi yang terus meningkat membuka peluang bisnis kedai kopi. Sementara kebutuhan jasa MUA juga semakin tinggi di tengah masyarakat.
“Kedua bidang tersebut memiliki prospek yang cukup baik bagi masyarakat, termasuk peserta pelatihan yang ingin merintis usaha secara mandiri,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Salatiga Agung Hendratmiko menjelaskan pelatihan vokasi menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Salatiga meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Pelatihan berfokus pada pengembangan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus membuka peluang berwirausaha.
Agung mengatakan pelatihan berlangsung selama 20 hari, mulai 6 hingga 31 Juli 2026. Juga masyarakat pencari kerja ikuti, yang telah lolos proses seleksi.
“Pembiayaan kegiatan pelatihan ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Salatiga Tahun Anggaran 2026,” jelasnya.
BACA JUGA: Pelaku Tak Pernah Jera, Wali Kota Salatiga Sebut Aksi Balap Liar Jadi Masalah Kronis di Daerahnya
Melalui pelatihan tersebut, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja berharap para peserta memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar sehingga mampu terserap di sektor formal maupun mengembangkan usaha secara mandiri.
“Dengan bekal keterampilan yang peserta miliki, peserta harapannya mampu bekerja di dunia industri maupun menjadi pelaku usaha baru,” tandasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





