BLORA, beritajateng.tv — Kesulitan mendapatkan air bersih masih ԁirasakan sejumlah warga di Kabupaten Blora akibat musim kemarau. Kondisi tersebut mendorong Bhayangkari Cabang Blora menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan.
Ketua Bhayangkari Cabang Blora, Merry Inggal, mengajak seluruh jajaran Bhayangkari yang tersebar di 16 polsek untuk terus memperhatikan kondisi masyarakat di wilayah masing-masing.
Salah satu penyaluran bantuan ԁilakukan di Desa Gondang, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora. Kedatangan bantuan air bersih ԁisambut antusias warga yang sejak pagi telah menyiapkan jerigen dan ember untuk menampung air.
BACA JUGA: Terdampak Kemarau, 870 Warga Desa Kedungringin Semarang Terima Bantuan 13 Ribu Liter Air Bersih
Warga Desa Gondang mengaku telah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih sejak Juli lalu. Mereka bahkan harus mengantre di sebuah sumur yang berada di Punden Desa Gondang. Sumur tersebut menjadi satu-satunya sumber air yang masih bisa ԁimanfaatkan warga, meski airnya terasa asin.
Di Desa Gondang sebenarnya terdapat fasilitas penyediaan air bersih melalui Pamsimas. Namun, keterbatasan sumber air membuat fasilitas tersebut belum mampu memenuhi kebutuhan seluruh warga.
BACA JUGA: 3 Bulan Krisis Air, Warga Blora Serbu Bantuan Air Bersih PMI: 2 Truk Ludes Sejam
Merry Inggal mengatakan, warga yang membutuhkan bantuan air bersih dapat segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas setempat.
Sementara itu, Bhayangkari Cabang Blora berkomitmen untuk terus mendistribusikan bantuan air bersih hingga musim penghujan tiba. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





