Pada 16 Januari 2026, hujan sedang melanda Cilacap, Brebes, Tegal, Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Boyolali, Klaten, Surakarta, Sukoharjo, Karanganyar, Kebumen, Purworejo, Banyumas, Purbalingga, Wonosobo, Magelang, Demak, Jepara, Kudus, serta Grobogan. Kota Semarang dan Kota Magelang turut terdampak.
Tanggal berikutnya, hujan berlanjut pada Cilacap, Brebes, Tegal, Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Kudus, Magelang, Kebumen, Boyolali, Klaten, Sragen, Sukoharjo, serta Surakarta. Intensitas hujan bervariasi.
BACA JUGA: Waspada Cuaca Ekstrem di Jateng Selatan, BMKG: Curah Hujan Capai 500 Milimeter
Memasuki 18 Januari, hujan menjangkau Cilacap, Brebes, Tegal, Pemalang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara, Kudus, Rembang, Sragen, Surakarta, Sukoharjo, Klaten, Magelang, Wonosobo, Kebumen, serta Purworejo.
Selanjutnya, wilayah Pemalang, Pekalongan, Batang, Demak, Jepara, Kudus, Purbalingga, Kebumen, Magelang, serta Sragen menghadapi hujan pada 19 Januari. Pola hujan menunjukkan konsistensi.
BPBD juga mencatat hujan lebat. Temanggung, Kendal, serta Sragen masuk daftar 16 Januari. Temanggung, Demak, serta Jepara menyusul sehari kemudian. Daerah lain seperti Banjarnegara, Banyumas, serta Batang menghadapi hujan lebat pada 18 Januari.
Menjelang akhir periode, hujan lebat kembali muncul. Temanggung dan Boyolali tercatat pada 19 Januari. Jepara, Kudus, serta Purbalingga menyusul 20 Januari. Temanggung dan Jepara menutup daftar 21 Januari. (*)





