Peristiwa

Wawalikota Tinjau Kebakaran di Jagalan Semarang, 66 Warga Dievakuasi ke Balai RW

×

Wawalikota Tinjau Kebakaran di Jagalan Semarang, 66 Warga Dievakuasi ke Balai RW

Sebarkan artikel ini
Wawalikota Tinjau Kebakaran di Jagalan Semarang, 66 Warga Dievakuasi ke Balai RW
Wakil Walikota Semarang Iswar Aminuddin meninjau lokasi kebakaran 10 rumah di Kampung Kulitan dan Kampung Inggris, Jagalan, Semarang Tengah. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Wakil Walikota Semarang, Iswar Aminuddin meninjau lokasi kebakaran yang melanda permukiman padat di Kelurahan Jagalan, Kecamatan Semarang Tengah, Sabtu, 27 September 2025.

Kebakaran tersebut menghanguskan sejumlah rumah dan berdampak pada 66 jiwa dari 16 kepala keluarga.

Berdasarkan informasi, penyebab kebakaran berasal dari salah satu pemilik rumah yang lupa mematikan kompor hingga memicu kebakaran.

Lokasi yang padat penduduk pun jadi salah satu faktor api cepat merambat hingga menghanguskan 10 rumah di kawasan tersebut.

BACA JUGA: Lupa Matikan Kompor, 10 Rumah di Kampung Inggris dan Kulitan Semarang Ludes Terbakar

Iswar tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB bersama Camat Semarang Tengah. Ia berkeliling gang sempit di Kampung Inggris dan Kampung Kulitan untuk melihat langsung kondisi rumah warga yang terbakar. Dalam kesempatan itu, Iswar juga berbincang dengan sejumlah warga terdampak.

“Kebakaran terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Petugas damkar sudah bergerak sejak pukul 12.00. Berkat kesigapan mereka, api bisa terkendali, meski ada sekitar 10 rumah yang terdampak,” jelas Iswar di lokasi.

Pemkot Semarang menyiapkan penampungan sementara bagi warga korban kebakaran. Saat ini, para pengungsi di ungsikan di Balai RW 8 Kelurahan Jagalan dengan dukungan logistik dan kebutuhan dasar dari petugas di lapangan.

Selain itu, Pemkot juga membantu pengurusan dokumen penting yang ikut terbakar, seperti KTP dan dokumen kependudukan lainnya.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kelurahan. Inventarisasi sedang dilakukan dan segera diselesaikan agar warga bisa kembali beraktivitas,” ujarnya.

Iswar mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam beraktivitas di rumah, terutama saat memasak.

“Penyebab kebakaran tadi sepele, ada warga yang sedang menggoreng lalu ditinggal hingga api membesar. Ke depan, saya harap warga lebih waspada, terutama di musim panas seperti ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Danton I Damkar Kota Semarang, Sapariyanto mengatakan, jika kebakatan awal apinya cukup besar. Api berawal dari Kampung Kulitan, sehingga armada Damkar langsung menuju ke lokasi begitu mendapatkan informasi kebakaran.