SEMARANG, beritajateng.tv – Pertunjukkan Wayang Potehi turut meramaikan Festival Wayang Orang 2023 yang digelar di Kota Semarang, tepatnya di Taman Budaya Raden Saleh, pada Kamis 19 Oktober 2023.
Satu-satunya dalang Wayang Potehi asal Semarang, Herdian Chandra Irawan atau yang terkenal dengan nama Thio Hauw Lie sukses menghibur ratusan pengunjung yang memadati area parkir TBRS.
Wayang Potehi sendiri merupakan wayang boneka. Hanya saja, Wayang Potehi terbuat dari perpaduan antara kain dan kayu. Seperti layaknya boneka tangan, untuk memainkan Wayang Potehi sang dalang akan memasukkan tangan mereka ke dalam kain tersebut.
Pada kesempatan ini, Thio Hauw Lie membawakan lakon berjudul “Saving General Yang”. Lakon tersebut menceritakan sebuah negeri kecil Dinasti Liau bagian utara atau akrab dengan sebutan ‘Suku Khitan’ ketika menjajah Kerajaan Besar Dinasti Song.
“Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, saya merasa senang dan bangga sekali dapat mengikuti acara malam ini. Untuk persiapannya kurang lebih selama dua minggu, setelah kemarin tanggal 9 Oktober 2023 kemarin kami juga mengisi acara di Gereja Katedral,” kata Koh Hauw Lie sapaan akrabnya kepada beritajateng.tv seusai penampilannya.
BACA JUGA: Berlangsung Meriah, Puluhan UMKM Ramaikan Festival Wayang Orang 2023
Koh Hauw Lie merasa bangga setelah terpilih menjadi salah satu pengisi pada Festival Wayang Orang 2023. Menurutnya, meski festival ini berfokus pada pertunjukkan wayang orang, namun antusias penonton pada pertunjukan ini cukup baik.
Selain itu, banyaknya anak muda yang mendominasi bangku penonton menurut Koh Hauw Lie merupakan awal yang bagus dalam memperkenalkan seni budaya inikepada generasi muda. Apalagi, pertunjukan ini sarat akan pesan moral dalam setiap lakon ceritanya.
“Harapan saya agar seluruh masyarakat di Indonesia mau mengenal dan berminat untuk suka dengan Wayang Potehi. Dari lakon-lakon pertunjukan ini biar anak jaman sekarang lebih hormat dan berbakti kepada orang tua, nusa dan bangsa,” imbuhnya.
Festival Wayang Orang sebagai wadah nguri-uri kebudayaan
Koh Hauw Lie sebagai satu-satunya dalang Wayang Potehi yang tersisa di Kota Semarang tentu menyambut baik atas terselenggaranya Festival Wayang Orang 2023 ini. Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat pegiat seni perlukan di Kota Semarang untuk terus melestarikan budaya.
BACA JUGA: Uri-uri Budaya, Pemkot Semarang Gelar Festival Wayang Orang Nasional 2023
“Semoga Pemkot Kota Semarang dan Dinas Pariwisata Kebudayaan Kota Semarang sering mengadakan acara seperti ini, supaya para pelaku seni dapat guyub dan berkembang untuk memperkenalkan hasil karya masing masing,” harapnya.
Sementara itu, Fika salah satu penonton mengaku merasa senang dapat menikmati pertunjukkan ini kembali setelah sekian lama. Menurutnya, salah satu seni budaya ini sudah jarang dipertunjukkan sehingga kesempatan seperti ini tidak boleh terlewatkan.
“Yang aku suka dari Wayang Potehi karena unik aja, nggak kayak wayang pada umumnya. Biasanya kan wayang ukurannya gedean, nah ini pake tangan,” ucapnya.(*)
Editor: Farah Nazila





