Sebagai informasi, standing atau wheelie merupakan aksi mengendarai sepeda motor dengan mengangkat roda depan hingga motor bertumpu pada roda belakang dalam kondisi berjalan. Aksi ini biasanya dengan mengatur tenaga mesin dan keseimbangan kendaraan.
Meski kerap dipertontonkan sebagai atraksi keterampilan berkendara, wheelie di jalan raya memiliki risiko tinggi apabila tanpa pengamanan dan di tengah lalu lintas umum.
BACA JUGA:Video Pembalap Enduro Trail Berpacu di Sirkuit Brown Canyon
Pengendara dapat kehilangan keseimbangan, gagal mengendalikan arah kendaraan, atau terjatuh ketika roda depan tidak dapat kembali menyentuh permukaan jalan dengan aman. Kondisi tersebut juga berpotensi membahayakan pengendara lain yang berada di sekitar lokasi.
Sugito mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya berlalu lintas yang aman dan bertanggung jawab.
“Mari bersama-sama menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Ingat, ada keluarga yang menanti kita pulang dengan selamat. Keselamatan bukan hanya tentang diri sendiri, tetapi juga tentang orang-orang yang kita sayangi,” katanya.
Editor: Diaz A Abidin





