SEMARANG, beritajateng.tv – Wisata alam dan pendakian masih menjadi favorit wisatawan untuk menghabiskan masa libur lebaran kemarin. Hal tersebut terbukti dengan meningkatnya jumlah wisatawan di Wisata Alam Perantunan dan Mawar Camping Ground.
Masih banyak wisatawan yang menggelar camping di area Wisata Alam Perantunan. Selain itu, masih terdapat wisatawan yang menginap di fasilitas rumah liliput dan rumah kayu. Di sana juga tampak para pendaki yang hendak naik maupun turun dari Gunung Ungaran.
Ketua Basecamp Wisata Alam Perantunan Wido mengatakan, wisata yang berada di lingkungan Gintungan, Bandungan tersebut libur di tanggal 19 April sampai 24 April 2023. Namun, setelah buka kembali, wisatawan dan pendaki mulai memadati wisata alam tersebut.
“Kira-kira kurang lebih 200 hingga 300 pengunjung per harinya. Itu meningkat dari saat Ramadhan yang per harinya hanya 20 pengunjung,” ujarnya kepada awak beritajateng.tv di area Wisata Alam Perantunan, Rabu (3/5/2023).
Rumah Liliput dan Rumah Kayu di Wisata Alam Perantunan Full Booking
Sementara itu, untuk rumah liliput dan rumah kayu hampir full booking oleh pengunjung yang hendak menginap. Dari lima rumah liliput, empat yang penuh per harinya. Sedangkan dari sembilan rumah kayu, enam yang laku booking pengunjung.
“Kalau di rumah liliput itu sistemnya seperti di hotel. Check in mulai pukul 14.00 WIB dan check out pukul 13.00 WIB di hari berikutnya,” ujarnya.
BACA JUGA: Wisata Alam Berkonsep Edukasi Ada di d’Pongs Pongangan Gunungpati Semarang
Wido menambahkan, perbandingan untuk pengunjung yang camping dengan mendaki lebih banyak yang melakukan pendakian. Hal itu lantaran menurutnya saat ini sedang tren pendakian, apalagi pendakian tektok alias sekali jalan tanpa camp di puncak.
“Kita juga menyediakan penyewaan peralatan pendakian lengkap,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Sakpala Arun Muhtarom mengatakan, peningkatan pengunjung juga terasa oleh Mawar Camping Ground yang berada di kawasan wisata Umbul Sidomukti. Walaupun, saat Ramadhan hanya ada 20 pengunjung per harinya. Namun, saat libur lebaran meningkat 200 hingga 250 pengunjung.
“Tetapi untuk yang melakukan pendakiannya hanya sekitar 60 pendaki per harinya,” ujar Arun Muhtarom.
BACA JUGA: Mudik ke Jogja? Berikut 5 Wisata Alam yang Bisa Kamu Kunjungi
Pihaknya juga sempat tutup pada dua hari sebelum lebaran dan buka kembali di tanggal 23 April kemarin. Pihaknya juga memperbaiki dan menjaga fasilitas umum seperti toilet, kantin, mushola, dan basecamp.
“Di Mawar Camping Ground ini memiliki kelebihan dari wisata alam lainnya. Yakni view sunrise dengan beberapa gunung seperti Merbabu, Merapi, Telomoyo, dan Andong. Serta yang paling favorit bagi pengunjung yakni pemandangan city light di malam hari,” pungkasnya. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





