JatengPariwisata

Wisata Komunitas Jadi Andalan, Disparta Kabupaten Semarang Genjot Kunjungan

×

Wisata Komunitas Jadi Andalan, Disparta Kabupaten Semarang Genjot Kunjungan

Sebarkan artikel ini
Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang (Disparta) terus menggenjot kegiatan wisata berbasis komunitas guna meningkatkan kunjungan wisatawan ke wilayahnya. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)
Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang (Disparta) terus menggenjot kegiatan wisata berbasis komunitas guna meningkatkan kunjungan wisatawan ke wilayahnya. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv — Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang (Disparta) terus menggenjot kegiatan wisata berbasis komunitas guna meningkatkan kunjungan wisatawan ke wilayahnya.

Langkah ini ternilai strategis mengingat Kabupaten Semarang memiliki beragam potensi wisata. Mulai dari wisata alam, sejarah, hingga budaya yang mampu menarik minat komunitas dari berbagai daerah.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Wiwin Sulistyowati, mengatakan selain kekayaan destinasi wisata, fasilitas penunjang seperti akomodasi juga semakin lengkap dan variatif.

“Potensi ini terus kami optimalkan dengan mendorong berbagai event dan agenda pariwisata berbasis komunitas,” ujarnya saat beritajateng.tv konfirmasi di Ungaran, Jumat, 17 April 2026.

BACA JUGA: Wisata Edukasi Susu Kambing di Semarang, Pengunjung Belajar Beternak hingga Pemasaran

Salah satu contoh nyata adalah kunjungan rombongan Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) ke sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Semarang baru-baru ini.

Menurut Wiwin, kehadiran komunitas motor besar tersebut tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga menjadi sarana promosi efektif bagi daerah.

“Dampaknya sangat positif. Selain mengenalkan potensi wisata, juga ikut menggerakkan perekonomian,” jelasnya.

Ia menambahkan, rombongan IMBI turut berkontribusi pada peningkatan okupansi hotel. Selain itu, aktivitas mereka di destinasi wisata yang kemudian mereka bagikan di media sosial turut memperluas jangkauan promosi.

Lebih jauh, Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang berharap kunjungan komunitas seperti ini dapat membuka peluang investasi di Kabupaten Semarang. Tidak hanya di sektor pariwisata tetapi juga sektor lainnya.

“Pemerintah daerah terbuka dan siap memfasilitasi investor dengan berbagai kemudahan,” tegas Wiwin.

Sementara itu, ratusan anggota IMBI dari berbagai daerah di ketahui melakukan touring ke sejumlah destinasi wisata. Mulai dari Bandung, Kawah Kamojang, Pantai Pangandaran, hingga berakhir di Bandungan, Kabupaten Semarang.

Selama perjalanan, mereka juga menyempatkan diri mengunjungi berbagai objek wisata serta menikmati kuliner khas daerah sebagai bentuk dukungan terhadap pariwisata lokal.

Di Kabupaten Semarang, beberapa destinasi mereka singgahi. Antara lain Fort Willem I dan Museum Kereta Api Ambarawa yang menjadi ikon wisata sejarah daerah.

“Tempat-tempat ini memberikan pengalaman berbeda bagi peserta, terutama yang datang dari luar daerah,” ujar Andika, Kabid Humas IMBI Semarang.

Ia juga menyebut, rombongan IMBI sempat disambut langsung oleh Ngesti Nugraha di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang.

BACA JUGA: Kota Lama Semarang Jadi Favorit Wisatawan Siang Hari, Jadi Spot Favorit Berburu Foto Estetik Saat Long Weekend

Menurut Andika, kegiatan touring IMBI tidak sekadar perjalanan, tetapi juga membawa misi untuk mempromosikan destinasi wisata sekaligus mengkampanyekan tertib berlalu lintas.

“Kami ingin mengenalkan potensi wisata daerah sekaligus mengajak masyarakat untuk tertib di jalan,” tandasnya. (*)

Editor: Farah Nazila