Pada sektor performa, Wuling Eksion hadir dalam dua pilihan teknologi penggerak. Untuk varian PHEV, mobil ini menggabungkan mesin hybrid 1.500 cc dengan Dedicated Hybrid Transmission (DHT) dan baterai 20,5 kWh.
“Khusus varian Plug-in Hybrid, kendaraan ini mampu menempuh jarak hingga 125 kilometer dalam mode listrik dan total lebih dari 1.000 kilometer,” jelas Darryl.
Sementara itu, varian EV dibekali motor listrik bertenaga 150 kW dengan torsi 310 Nm serta baterai 69,2 kWh yang mampu menjangkau hingga 530 kilometer dalam sekali pengisian daya berdasarkan standar CLTC.
Teknologi DC Fast Charging CCS2 juga disematkan untuk mempercepat proses pengisian baterai.
Dari sisi keselamatan, Wuling Eksion menggunakan struktur bodi berbahan 75 persen high-strength steel dan dilengkapi enam airbags serta fitur ISOFIX untuk kursi anak.
SUV ini juga dibekali teknologi keselamatan aktif seperti ESC, ABS, EBD, Hill Hold Control, Auto Vehicle Hold, dan Tire Pressure Monitoring System. Selain itu, tersedia fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) Level 2 dengan 11 fungsi keselamatan cerdas, termasuk Adaptive Cruise Control, Forward Collision Warning, Automatic Emergency Braking, Blind Spot Detection, hingga Rear Cross Traffic Alert.
Wuling Eksion dipasarkan dalam dua tipe, yakni CE dan EX untuk varian EV maupun PHEV. Pilihan warna yang tersedia meliputi Archipelago Blue, Haze Grey, Frosty White, dan Starry Black.
Untuk pasar Semarang, Wuling menawarkan harga early bird mulai Rp395,8 juta untuk Eksion EV CE hingga Rp518 juta untuk tipe tertinggi Eksion PHEV EX.
Selain itu, konsumen juga mendapatkan program gratis perawatan berkala selama tiga tahun atau hingga 35 ribu kilometer untuk varian EV, serta tiga tahun atau 27.500 kilometer untuk varian PHEV sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. (*)
Editor: Elly Amaliyah





