Sepuluh finalis kemudian akan tampil langsung di Gedung Balai Kota Semarang pada Selasa (27/10/2026).
Mereka harus menunjukkan kemampuan berbahasa Inggris, penguasaan materi, kekuatan argumentasi, serta kepercayaan diri saat berbicara di hadapan dewan juri.
Dari babak final tersebut, panitia akan menetapkan enam juara.
Melatih Pelajar Berani Menyampaikan Gagasan
Melalui kompetisi ini, Pemerintah Kota Semarang ingin membuka ruang bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan komunikasi sekaligus memperluas wawasan.
Kemampuan berbahasa asing diharapkan berjalan seiring dengan kebiasaan membaca, kecakapan memilah informasi, dan keberanian menyampaikan pendapat.
Agustina berharap pelajar tidak hanya mampu berbicara dengan baik, tetapi juga memahami persoalan yang mereka sampaikan.
Dengan begitu, kemampuan komunikasi dapat menjadi bekal untuk berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin pada masa depan. (*)





