Jateng

150 Pelajar Semarang Ikuti English Speech Contest, Adu Gagasan soal Keadilan dan Kepemimpinan

×

150 Pelajar Semarang Ikuti English Speech Contest, Adu Gagasan soal Keadilan dan Kepemimpinan

Sebarkan artikel ini
150 Pelajar Semarang Ikuti English Speech Contest, Adu Gagasan soal Keadilan dan Kepemimpinan
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menghadiri English Speech Contest 2026 di Kota Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Sebanyak 150 pelajar di Kota Semarang mendapat kesempatan mengasah kemampuan berbicara sekaligus menyuarakan gagasan tentang keadilan, kemanusiaan, dan kepemimpinan masa depan melalui English Speech Contest 2026.

Kompetisi gagasan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang ini tidak sekadar menguji kemampuan berbahasa Inggris.

Kegiatan tersebut juga mendorong pelajar membangun argumentasi, berpikir kritis, dan menyampaikan pendapat secara terstruktur.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan, kemampuan literasi menjadi fondasi penting bagi generasi muda untuk memahami persoalan di sekitarnya. Bekal itu perlu di perkuat dengan kemampuan mengomunikasikan gagasan secara jelas dan bertanggung jawab.

BACA JUGA: Daftar Kereta Api Favorit di Daop 4 Semarang 2026: Kaligung Nomor Satu Tembus 1,5 Penumpang 

“Literasi menjadi bekal bagi pelajar untuk memahami berbagai persoalan dan mengembangkan cara berpikir kritis. Melalui English Speech Contest, pelajar juga belajar menyampaikan gagasan secara terstruktur, percaya diri, dan bertanggung jawab,” ujar Agustina, Rabu (21/10/2026).

Lomba tahun ini mengangkat tema “Young Voices for Justice, Humanity, and Future Leadership”. Tema tersebut mengajak pelajar menggunakan suara dan pemikirannya untuk membahas nilai keadilan, kemanusiaan, serta peran generasi muda dalam kepemimpinan mendatang.

Rangkaian kegiatan mulai dengan workshop di Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang pada Rabu (21/10/2026).

Dalam pembekalan tersebut, peserta mempelajari teknik berbicara di depan umum, penyusunan argumen, pelafalan, intonasi, ekspresi, hingga penggunaan bahasa tubuh.

Peserta juga memperoleh materi tentang wawasan hukum, etika, kepemimpinan, dan pengembangan karakter.

Pembekalan ini harapannya membantu mereka menyampaikan pidato yang tidak hanya fasih, tetapi juga memiliki isi dan argumentasi yang kuat.

Seleksi Video, 10 Pelajar Melaju ke Final

Setelah mengikuti workshop, peserta diminta membuat video pidato berbahasa Inggris dan mengirimkannya paling lambat Jumat (23/10/2026). Peserta juga di minta menggunakan tagar #escaarpus2026.

Dewan juri dari Fakultas Bahasa Universitas Stikubank Semarang akan menilai video yang masuk untuk menentukan 10 finalis. Panitia menjadwalkan pengumuman peserta yang lolos pada Minggu (25/10/2026).

Sepuluh finalis kemudian akan tampil langsung di Gedung Balai Kota Semarang pada Selasa (27/10/2026).

Mereka harus menunjukkan kemampuan berbahasa Inggris, penguasaan materi, kekuatan argumentasi, serta kepercayaan diri saat berbicara di hadapan dewan juri.

Dari babak final tersebut, panitia akan menetapkan enam juara.

Melatih Pelajar Berani Menyampaikan Gagasan

Melalui kompetisi ini, Pemerintah Kota Semarang ingin membuka ruang bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan komunikasi sekaligus memperluas wawasan.

Kemampuan berbahasa asing diharapkan berjalan seiring dengan kebiasaan membaca, kecakapan memilah informasi, dan keberanian menyampaikan pendapat.

Agustina berharap pelajar tidak hanya mampu berbicara dengan baik, tetapi juga memahami persoalan yang mereka sampaikan.

Dengan begitu, kemampuan komunikasi dapat menjadi bekal untuk berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin pada masa depan. (*)

 

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp