SEMARANG, beritajateng.tv – DPC Partai Gerindra Kota Semarang mulai memanaskan mesin politiknya di Kota Semarang untuk menghadapi Pemilu 2029.
Penguatan struktur hingga tingkat kecamatan terwujud melalui pelantikan Pimpinan Anak Cabang (PAC), badan, lembaga bantuan hukum, laskar, dan badan advokasi.
Pengukuhan jajaran tersebut berlangsung di UTC Ballroom Semarang, Sabtu malam, 8 Agsutus 2026. Sebanyak 16 PAC Gerindra se-Kota Semarang mengikuti pengukuhan bersama sejumlah perangkat organisasi lainnya.
Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah Sudaryono mengatakan, penguatan struktur menjadi bagian penting untuk memastikan partai mampu menjalankan tugas politik sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.
“Intinya kita siap bekerja sebaik-baiknya. Kita menjadi corong, mata, dan telinga bagi pemerintah untuk menyukseskan program pemerintah. Kami juga menjembatani aspirasi masyarakat kepada pemerintah,” kata Sudaryono.
Menurutnya, partai politik memiliki posisi penting dalam sistem demokrasi. Karena itu, seluruh struktur Gerindra di daerah harus bekerja secara aktif dan tidak hanya bergerak ketika momentum pemilu tiba.
Sudaryono juga memasang target tinggi untuk Gerindra pada Pemilu 2029. Ia menegaskan partainya akan berupaya memenangkan kontestasi politik di Kota Semarang dan Jawa Tengah.
“Targetnya menang. Kota Semarang menang, Jawa Tengah juga menang. Kemudian Pak Prabowo dua periode pada 2029,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa Gerindra mulai mempersiapkan pertarungan politik jauh sebelum tahapan Pemilu 2029 berlangsung. Konsolidasi organisasi menjadi salah satu fondasi yang diprioritaskan.
Ketua DPC Partai Gerindra Kota Semarang Joko Santoso mengatakan, pelantikan PAC dan sejumlah badan partai merupakan bagian dari evaluasi sekaligus penguatan struktur setelah melewati rangkaian Pemilu 2024 dan Pemilihan Kepala Daerah 2024.
BACA JUGA: Gerindra Jateng: Latar Belakang Pertanian Jadi Modal Sudaryono Benahi Program MBG
“Ini bagian dari evaluasi dan penguatan fondasi untuk menguatkan struktur partai. Ke depan, pada 2029, kami sudah menyiapkan seluruh fondasi yang ada di Kota Semarang, baik struktur, badan, maupun sayap Partai Gerindra,” ujar Joko.
Ia menyebut target kemenangan yang DPD Gerindra Jawa Tengah berikan menjadi pekerjaan rumah bagi DPC Kota Semarang. Karena itu, seluruh kader harus mulai bekerja dan memperkuat jaringan hingga tingkat bawah.
“Ini menjadi PR bagi DPC Partai Gerindra Kota Semarang. Kami harus memenuhi target yang diinginkan DPD. Ini menjadi upaya kami agar target tersebut bisa terwujud,” katanya.
Saat ditanya mengenai target perolehan kursi DPRD Kota Semarang pada Pemilu 2029, Joko memilih menyampaikan target secara umum.
“Target kita menang. Sebanyak-banyaknya,” ujarnya.
Gerindra juga mulai membuka peluang untuk menempatkan kadernya dalam kontestasi Pilkada Kota Semarang mendatang. Joko mengatakan, partainya tidak menutup kemungkinan mengusung kader sendiri untuk posisi wali kota.
“Kalau semuanya, memang bukan harus saya. Tetapi paling tidak kader Partai Gerindra ada yang kita alonkan menjadi wali kota,” katanya.
Namun, Joko menegaskan belum ada nama yang di putuskan untuk maju sebagai calon wali kota. Menurutnya, proses tersebut masih terlalu dini untuk dibicarakan secara terbuka.
“Belum, masih jauh,” ujarnya.
Dengan penguatan PAC di 16 kecamatan, Gerindra Kota Semarang kini memiliki fondasi organisasi yang lebih siap untuk menjalankan konsolidasi menuju 2029. Struktur tersebut akan menjadi ujung tombak partai dalam menyerap aspirasi sekaligus memperluas basis dukungan masyarakat. (*)





