19 Pelaku Spesialis Curanmor Putus Kabel Dibekuk Satreskrim Demak 

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Demak, berhasil meringkus 19 pelaku pencurian sepeda motor (curanmor), dalam kurun waktu satu bulan. 

Demak, 6/10 (BeritaJateng.tv) – Jajaran Kepolisian Polres Demak, berhasil mengamankan 19 orang yang merupakan sindikat pencurian kendaraan bermotor yang beroperasi diwilayah kabupaten Demak dalam kurun waktu 1 bulan.

Dari penangkapan pelaku kejahatan tersebut 5 diantaranya masih dibawah umur dan pasangan suami isteri.

Hal tersebut dikatakan Kapolres Demak AKBP Budi Adhi Buono, saat gelar perkara bersama para awak media Demak.

” Lima pelaku dibawah umur sudah kita lakukan pemeriksaan dan kini sedang menjalani pemeriksaan di Bapas, dimana peran kelima pelaku ini sebagai eksekutor mengambil motor atau pemetik,” tutur kapolres Demak.

Selain itu, dari 19 Laporan Polisi (LP), rata rata lokasi pencurian terjadi di area persawahan dan rumah yang sepi.

“Modusnya ada dua, yakni ada yang menggunakan kunci palsu, ada yang dengan memutus-sambung kabel sepeda motor. Dan kebanyakan pencurian ini terjadi di area persawahan, motor milik petani yang tengah beraktivitas di sawah,” kata Kapolres.

Dari 19 tersangka, dua diantaranya merupakan pasangan suami istri warga Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak. Pasangan suami istri tersebut, telah beraksi di enam lokasi dan berhasil mencuri enam unit sepeda motor.

“Selama sebulan mencuri dan dapat enam sepeda motor. Saya jual 1,2 juta di Jepara melalui media sosial,” ujar pelaku Waluyo.

Selain itu, pelaku berdalih bahwa uang hasil penjualan sepeda motor hasil curiannya digunakan untuk kebutuhan sehari hari. “untuk kebutuhan sehari hari,” kata pelaku.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya para tersangka dijerat pasal 363 KUHP, dengan hukuman maksimal 7 tahun penjara.

“Dengan masih tingginya angka curanmor ini, Kami himbau agar masyarakat lebih waspada dan menggunakan kunci pengaman untuk kendaraan mereka,” pungkas Kapolres Demak. (Bw/El)

 

Leave a Reply