Pariwisata

40 Atraksi Budaya Bakal Ramaikan Festival Kota Lama Semarang, Ada Jazz hingga Kirab Dugder

×

40 Atraksi Budaya Bakal Ramaikan Festival Kota Lama Semarang, Ada Jazz hingga Kirab Dugder

Sebarkan artikel ini
Libur Lebaran dan Efek WFA, Kunjungan Wisata Semarang Tembus 513 Ribu Orang
Para wisatawan tengah berswafoto di Gereja Blenduk Kota Lama Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bakal menghadirkan Festival Kota Lama 2026 yang menampilkan lebih dari 40 atraksi budaya di Kawasan Heritage Kota Lama Semarang.

Gelaran yang berlangsung selama September 2026 ini sekaligus untuk menyambut wisatawan sekaligus para tamu Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI di Ibu Kota Jawa Tengah.

Festival Kota Lama kali ini mengusung tema Unity in Diversity dan akan berlangsung selama 17 hari, sejak 4 – 20 September 2026.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Indriyasari, mengatakan durasi festival di perpanjang daripada pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya.

Perpanjangan tersebut sekaligus menjadi strategi untuk memberikan lebih banyak pilihan atraksi bagi masyarakat dan tamu yang datang ke Kota Semarang.

“Alhamdulillah Festival Kota Lama akan kembali kita gelar tahun ini. Rangkaiannya cukup panjang karena kita juga menyambut tamu-tamu MTQ Nasional yang mulai terlaksana pada 11 September,” ujar Iin, sapaan akrabnya, Selasa, 1 Agustus 2026.

Menurut dia, rangkaian kegiatan tidak hanya berpusat pada satu acara utama. Pemkot Semarang menyiapkan berbagai pertunjukan yang memadukan seni tradisional, musik, kuliner, hingga aktivitas wisata berbasis kawasan heritage.

BACA JUGA: Prof Teguh Kritik Birokrasi Kertas, Dorong Semarang Masuk Era Digital Governance

Sejumlah agendanya, antara lain Pasar Malam Sentiling, Heritage Walk, Orchestra on the Street, Jazz Kota Lama, Festival Folklore, serta Wayang on the Street.

Iin mengatakan Festival Kota Lama juga akan menghadirkan sekitar 40 atraksi seni budaya selama dua hari khusus rangkaian folklor. Peserta tidak hanya berasal dari Kota Semarang, tetapi juga dari sejumlah daerah lain.

“Untuk folklor sudah terdaftar kurang lebih 40 penampil yang akan kita tampilkan selama dua hari. Bahkan dari Malaysia juga sudah mendaftar untuk ikut bergabung,” katanya.

Kehadiran peserta dari berbagai daerah dan negara tersebut harapannya memperkuat karakter Festival Kota Lama sebagai ruang pertemuan budaya. Tema Unity in Diversity menjadi pesan utama bahwa perbedaan budaya justru dapat menjadi kekuatan dalam sebuah festival.