Hal ini membuat awan sulit terbentuk dan menyebabkan sinar matahari langsung menyentuh permukaan bumi tanpa hambatan.
Masyarakat Harus Waspada Dampak Kesehatan
BMKG memperkirakan kondisi suhu tinggi ini akan berlangsung hingga akhir Oktober. Oleh karena itu, pemerintah mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap risiko kesehatan seperti dehidrasi, kelelahan, dan gangguan pernapasan ringan.
BMKG juga menyarankan penggunaan pakaian berbahan ringan, penggunaan tabir surya, dan menghindari paparan sinar matahari langsung pada pukul 10.00 hingga 15.00.
Pemerintah meminta pemerintah daerah memperkuat sosialisasi agar masyarakat lebih siap menghadapi cuaca ekstrem.
Sebagai informasi, fenomena suhu tinggi ini merupakan siklus tahunan yang biasa terjadi saat puncak musim kemarau.
Meski begitu, intensitas panas pada Oktober 2025 tergolong lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya.





