SEMARANG, beritajateng.tv – Pendaftaran Calon Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2023 ini sudah selesai dilaksanakan pada pertengahan bulan April lalu, termasuk di wilayah Kabupaten Semarang.
Namun sayangnya, usai proses PPDB Online untuk Sekolah Dasar (SD) rampung, masih banyak SD di wilayah Kabupaten Semarang yang kekurangan siswa baru pada tahun ajaran ini.
Total ada 478 SD di Kabupaten Semarang. Dari jumlah tersebut, masih ada 99 SD yang sama sekali tidak mendapatkan siswa baru pada proses PPDB Online 2023 ini. Sisanya, ada beberapa SD yang hanya mendapatkan 1 sampai 9 siswa baru.
Salah satu SD yang tidak mendapatkan siswa baru pada proses PPDB Online adalah SDN Sugihan 03 Tengaran, Kabupaten Semarang.
Akibat tak mendapat siswa, pihak sekolah sampai harus mencari siswa baru yang mau bersekolah di SD tersebut.
Kepala SDN Sugihan 03 Tengaran, Kabupaten Semarang, Septina Ika Kadarsih mengatakan, pada PPDB Online tahun ini pihaknya mendapatkan nol siswa yang mendaftar. Hal tersebut juga pernah terjadi pada tahun sebelumnya.
“Kami nol siswa yang mendaftar. Akhirnya kami mencari siswa sendiri yang mau bersekolah dengan berbagai cara,” katanya, Senin 5 Juni 2023.
Guru cari siswa door to door ke rumah warga
Septina menjelaskan berbagai upaya pihaknya lakukan untuk menarik minat siswa dan orang tua agar mau bersekolah di SDN Sugihan 03 Tengaran itu.
“Kami melihat data mana anak-anak yang tidak sekolah TK tapi usianya sudah memenuhi syarat masuk siswa SD. Kami lakukan pendekatan ke mereka untuk mau sekolah di sekolahan kami. Selain memilah data yang ada kami juga melakukan cara door to door ke rumah-rumah warga,” jelasnya.
“Door to door ini terus kami lakukan sampai Januari 2024 nanti untuk persiapan mencari siswa pada tahun ajaran tahun depan yakni 2024. Agar hal-hal seperti ini tidak lagi terjadi di sekolah kami,” tambahnya.
Berbagai langkah dari para pendidik SDN Sugihan 03 Tengaran untuk mendapatkan siswa baru itu berbuah hasil. Meski saat ini hanya ada 6 siswa baru pada tahun ajaran 2023 ini yang bersekolah. Sekolah tersebut bisa menampung lebih dari 28 siswa.
Lebih lanjut Septina juga bercerita suka duka selama menjalani proses pencarian siswa baru lewat door to door itu. Yaitu, banyak orangtua yang awalnya setuju menyekolahkan anaknya di SDN Sugihan 03 Tengaram tapi kemudian tidak jadi meski mereka sudah mendapatkan dua paket seragam.
“Ya banyak kejadian seperti itu, karena memang kendala utama sekolah kami adalah lokasinya yang jauh dari pemukiman warga dan harus melewati persawahan yang luas,” ungkap Septina.
PPDB Kabupaten Semarang tetap dibuka hingga Juli 2023
Kendala lainnya adalah banyaknya SD negeri sekitar lingkungan sehingga orangtua memiliki banyak pilihan untuk menyekolahkan anaknya,
Meski demikian, pihaknya sudah menyediakan alat transportasi yakni mobil antar jemput bagi siswa .
Ia mengatakan, Disdikbudpora Kabupaten Semarang telah banyak membantu sekolah tersebut untuk mendapatkan siswa. Selain itu, instansi terkait juga memperbaiki fasilitas yang ada pada SDN Sugihan 03 Tengaran
Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang Sukaton Purtomo Priyatmo mengatakan, pihaknya akan terus mengupayakan mendapatkan siswa untuk SD-SD yang masih kekurangan siswa.
“Proses PPDB Online 2023 sudah selesai pada pertengahan puasa kemarin. Memang masih banyak sekolah yang kekurangan siswa,” jelas Sukaton.
“Kami masih akan terus membuka PPDB setiap saat sampai nanti masuk kembali tahun ajaran baru 2023. Yakni bulan Juli 2023,” pungkasnya. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto





