SEMARANG, beritajateng.tv – Bersamaan dengan adanya Karnaval Paskah, PT KAI (Persero) Daop 4 Semarang menghimbau penumpang kereta api yang berangkat dari stasiun Kota Semarang untuk datang lebih awal.
Imbauan ini sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi kemacetan lalu lintas yang mungkin terjadi pada siang hingga sore hari. Seiring dengan adanya perayaan Paskah 2025 oleh Pemerintah Kota Semarang.
Perayaan tersebut meliputi kegiatan karnaval yang mulai pukul 14.00 WIB. Serta akan melibatkan sekitar 10 ribu peserta dari berbagai jemaat gereja dan komunitas lintas agama.
BACA JUGA:
Karnaval yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Paskah ini mengambil rute dari Gereja Blenduk menuju Balai Kota Semarang. Mereka akan menampilkan drama teatrikal pengorbanan Yesus Kristus.
Selama kegiatan berlangsung, diprediksi akan terjadi peningkatan volume kendaraan di pusat kota serta kemungkinan adanya rekayasa lalu lintas.
Baik berupa sistem buka tutup jalan di sejumlah titik, termasuk akses menuju Stasiun Semarang Tawang dan Stasiun Poncol.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyampaikan kepada penumpang untuk datang lebih awal ke stasiun agar tidak tertinggal kereta akibat Karnaval Paskah.
Ia menegaskan bahwa apabila penumpang datang terlambat dan keretanya telah berangkat. Maka tiket yang ia iliki akan hangus sesuai aturan yang berlaku.
Franoto menegaskan pentingnya perencanaan waktu yang matang agar perjalanan pelanggan berjalan lancar.
“Kami mengimbau kepada para pelanggan yang akan bepergian menggunakan kereta api pada Jumat 23 Mei 2025, hususnya pada siang hingga sore hari. Agar memperhitungkan potensi kemacetan dan datang lebih awal ke stasiun. Jika sampai tertinggal kereta karena terlambat datang, tentu itu akan merugikan penumpang sendiri,” tutupnya.
Untuk informasi lebih lanjut terkait perjalanan kereta api, masyarakat dapat menghubungi Customer Service KAI di stasiun atau Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai. id, atau media sosial KAI121. (*)
Editor: Elly Amaliyah





