Jateng

Agustina Rotasi 354 Pejabat Pemkot Semarang, Jabatan Camat hingga Kabid Terisi

×

Agustina Rotasi 354 Pejabat Pemkot Semarang, Jabatan Camat hingga Kabid Terisi

Sebarkan artikel ini
Agustina Rotasi 354 Pejabat Pemkot Semarang, Jabatan Camat hingga Kabid Terisi
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti melantik dan melakukan rotasi jabatan 354 ASN Pemkot Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melakukan rotasi penataan besar-besaran dalam struktur birokrasi dengan melantik 354 pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk jabatan eselon III dan IV.

Pelantikan tersebut mencakup jabatan administrator dan pengawas yang tersebar di berbagai organisasi perangkat daerah hingga wilayah kecamatan dan kelurahan.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, memimpin langsung prosesi pelantikan yang melibatkan pejabat setingkat kepala bagian, kepala bidang, kepala seksi, camat, hingga sekretaris dinas.

Menurut Agustina, rotasi dan promosi jabatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kinerja pemerintahan sekaligus mengisi sejumlah posisi yang sebelumnya kosong.

“Hari ini kami melantik lebih dari 350 pejabat eselon III dan IV. Mereka harapannya mampu melanjutkan tugas dan tanggung jawab yang telah pejabat sebelumnya jalankan,” kata Agustina. Hal ini ia sampaikan seusai pelantikan 354 ASN di Balai Kota Semarang, Selasa, 10 Maret 2026.

BACA JUGA: Daftar Nama 354 ASN Eselon III dan IV Pemkot Semarang yang Dilantik dan Rotasi Jabatan

Ia mengibaratkan para pejabat yang baru di lantik seperti pelari dalam lomba estafet yang menerima tongkat dari pendahulunya.

Setiap pejabat ia minta mampu meneruskan program yang sudah berjalan baik sekaligus memperbaiki kekurangan yang ada.

“Seorang pejabat harus seperti pelari estafet. Ketika menerima tongkat dari pendahulunya, ia harus mampu meneruskan keberhasilan, memperbaiki yang kurang, dan menjawab tantangan baru,” ujarnya.

Selain menekankan kinerja, Agustina juga mengingatkan para ASN untuk menjaga integritas. Ia secara tegas menolak praktik permintaan uang yang sering berkaitan dengan proses promosi jabatan.

“Saya minta jika ada komunikasi terkait permintaan uang, segera kita hentikan. Hal seperti itu tidak baik dan bisa berurusan dengan hukum,” tegasnya.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang, Joko Hartono, menjelaskan bahwa pelantikan ini melibatkan 51 pejabat administrator atau eselon III dan 303 pejabat pengawas atau eselon IV.