Gaya Hidup

Demam Baju Lebaran Gamis Bini Orang dan Tunik Bini Sah, Mana yang Lebih Laris?

×

Demam Baju Lebaran Gamis Bini Orang dan Tunik Bini Sah, Mana yang Lebih Laris?

Sebarkan artikel ini
Baju Lebaran
Pengunjung Pasar Johar Semarang saat berburu baju baru untuk lebaran, Selasa, 10 Februari 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, suasana Pasar Johar Semarang mulai padat pembeli yang berburu baju Lebaran. Deretan kios pakaian penuh pengunjung sejak pagi, sementara para pedagang sibuk melayani calon pembeli yang mencari gamis, tunik, hingga setelan rok terbaru yang tengah tren di media sosial.

Di antara berbagai model yang beredar, istilah unik seperti gamis “bini orang” dan tunik “bini sah” menjadi salah satu tren yang paling banyak pembeli tanyakan tahun ini. Fenomena tersebut pedagang sebut muncul setelah viral di media sosial, terutama TikTok.

Iqbal, pedagang Tasya Shop di Pasar Johar, mengatakan tren tersebut mulai ramai sejak awal Ramadan setelah banyak konten live berjualan di TikTok yang menyebut model gamis dengan nama-nama unik.

“Awalnya ngetren itu di awal puasa. Saya juga nyetok, sih, tapi saya enggak menyarankan untuk membelinya. Karena bisa pakainya cuma sekali, tahun besok belum tentu bisa kepakai,” ujar Iqbal saat beritajateng.tv temui di lapaknya pada Selasa, 10 Februari 2026.

Menurutnya, gamis “bini orang” memiliki karakteristik desain yang lebih modis dengan detail belahan pada bagian bawah serta potongan tertentu yang membuat tampilannya lebih stylish.

BACA JUGA: Curi Start Lebaran, Tren Gamis Bini Orang Jadi Serbuan Pembeli di Pasar Johar Semarang

“Karakteristiknya sih gamis bini orang itu modelis, terus ada belahan di bagian bawah,” jelasnya.

Ia menyebut nama tersebut muncul dari penyebutan yang berkembang di media sosial. Awalnya model itu dikenal sebagai gamis Inara, kemudian berubah sebutan setelah viral di TikTok.

“Setahu saya sih awalnya dari gamis Inara. Terus di TikTok ada yang live dan asal kasih nama kayak gitu, langsung viral. Orang-orang langsung pada nyarinya itu,” katanya.

Meski ikut menyediakan stok, Iqbal mengaku lebih merekomendasikan model pakaian yang desainnya lebih timeless. “Kalau saya menyarankan yang bisa dipakai sepanjang masa. Yang biasa-biasa saja tapi kelihatan mewah,” ujarnya.