Jateng

Peresmian RM Bambang Soeprapto Jadi Nama Taman dan Monumen, Ahmad Luthfi akan Usulkan Gelar Pahlawan pada 2026

×

Peresmian RM Bambang Soeprapto Jadi Nama Taman dan Monumen, Ahmad Luthfi akan Usulkan Gelar Pahlawan pada 2026

Sebarkan artikel ini
Ahmad Luthfi
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meresmikan taman dan monumen pejuang kemerdekaan Raden Mas (RM) Bambang Soeprapto di wilayah Gajahmungkur, Kota Semarang, Jumat, 9 Januari 2026. (Foto: Humas Pemprov Jateng).

SEMARANG, beritajateng.tv — Di tengah rinai hujan, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meresmikan taman dan monumen pejuang kemerdekaan Raden Mas (RM) Bambang Soeprapto di wilayah Gajahmungkur, Kota Semarang, Jumat, 9 Januari 2026.

Monumen atau patung RM Bambang Soeprapto setinggi sekitar 10 meter merupakan karya pematung Heru Joning Siswanto. Monumen ini berdiri di tengah taman dengan luas 70×24 meter yang didesain oleh Seno Aditya dan M Danar Sasmito.

Pembuatan monumen dan taman tersebut menggunakan dana pribadi dari keluarga ahli waris. Pemkot Semarang akan mengelola dan merawat Taman dan Monumen RM Bambang Soeprapto.

Di taman tersebut, juga terdapat sejumlah titik yang menjelaskan sejarah perjuangan RM Bambang Soeprapto. Mulai pada masa merebut kemerdekaan sampai masa mempertahankan kemerdekaan, termasuk sejarah Satuan Brimob.

BACA JUGA: Wakil Rakyat Desak PT TMJ Segera Perbaiki Kerusakan Infrastruktur Terdampak Banjir

Perwakilan keluarga keluarga ahli waris RM Bambang Soeprapto, Haryono Eddyarto mengatakan, monumen tersebut dapat menjadi inspirasi generasi muda Semarang dan Jawa Tengah dalam menghadapi setiap tantangan masa depan.

“Bagi keluarga, hari ini momen penting untuk mengenang sekaligus menghormati jasa pejuang, ayah, suami, dan kepala rumah tangga yang telah mengorbankan hidupnya demi kemerdekaan bangsa,” ujar Haryono.

Ia mengatakan, pembuatan monumen dan taman tersebut bukan untuk mengkhususkan sang pejuang, melainkan sebagai sarana pembelajaran sejarah dan inspirasi bagi generasi muda. Di mana Indonesia membutuhkan generasi yang berbudaya, berkarakter kuat, cinta tanah air, dan siap menghadapi perubahan.

“Semoga taman dan monumen ini menjadi sumber inspirasi untuk berkarya dan berinovasi serta menjaga martabat bangsa Indonesia ke depan. Peresmian taman dan monumen memberikan makna penting tidak hanya bagi keluarga tapi juga masyarakat Semarang, Jawa Tengah, dan Indonesia. Semoga tempat ini menjadi ruang publik yang hidup untuk mengenang sejarah, semangat persatuan, dan nasionalisme,” katanya dengan suara bergetar.

Peresmian Taman dan Monumen